KompasReal.id, Mimbar jumat, Suuzon atau berprasangka buruk merupakan salah satu penyakit hati yang dapat merusak hubungan antar sesama manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali seseorang menilai orang lain tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya. Padahal, Islam mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga prasangka baik dan menghindari pikiran negatif yang belum tentu benar.
Allah SWT telah memperingatkan dalam Al-Qur’an agar umat manusia menjauhi prasangka buruk. Dalam Surah Al-Hujurat ayat 12 disebutkan bahwa sebagian prasangka itu adalah dosa. Ayat ini menjadi pengingat agar setiap muslim berhati-hati dalam menilai orang lain, karena suuzon dapat menimbulkan fitnah, permusuhan, hingga memutus tali silaturahmi.
Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya menjaga lisan dan hati. Orang yang terbiasa suuzon biasanya mudah menyebarkan cerita yang belum jelas kebenarannya. Akibatnya, timbul rasa benci, iri hati, dan perpecahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, seorang muslim hendaknya mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyampaikan suatu kabar.
Untuk menghindari suuzon, umat Islam dianjurkan memperbanyak introspeksi diri, berpikir positif, dan memperkuat iman kepada Allah SWT. Selain itu, menjaga komunikasi yang baik dan saling memahami antar sesama juga dapat mengurangi kesalahpahaman. Sikap husnuzon atau berprasangka baik akan menghadirkan ketenangan hati dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Melalui Mimbar Jumat ini, marilah kita bersama-sama menjaga hati dari prasangka buruk dan membiasakan diri berpikir positif kepada sesama. Semoga Allah SWT senantiasa membersihkan hati kita, menjaga persaudaraan umat, serta menjadikan kita hamba yang penuh kasih sayang dan jauh dari fitnah. Aamiin.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












