KompasReal.id, JAKARTA – Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) merumuskan dua program penting dalam pertemuan rutin mingguan yang digelar di Sekretariat GMRI, Jalan Ir. H. Juanda No. 4A, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). Kedua agenda tersebut adalah pembukaan ruang konsultasi terbuka untuk masyarakat dan rencana anjangsana spiritual ke Pasir Tekek, Jawa Barat.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab itu membahas secara mendalam konsep layanan konsultasi umum dan spiritual yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh pemahaman lebih baik tentang kehidupan, nilai-nilai moral, serta penguatan spiritualitas sebagai pedoman berpikir, bersikap, dan bertindak.
Kepala Konsultan GMRI, Wawan Subenu, mengusulkan agar layanan konsultasi dilaksanakan setiap Jumat setelah salat Jumat, mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Dalam satu sesi, layanan tersebut diperkirakan mampu melayani tiga hingga empat orang sesuai kebutuhan dan topik konsultasi yang diajukan.
Untuk konsultasi yang bersifat khusus mengenai spiritualitas, masyarakat dapat berinteraksi langsung maupun tertulis dengan Wali Spiritual Nusantara, Romo Sro Eko Sriyanto Galgendu. Sementara itu, konsultasi umum akan dilayani oleh Wawan Subenu bersama Jacob Ereste guna memberikan ruang dialog yang terbuka bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah sahabat dan kerabat GMRI, termasuk Gus Muhammad Badhowi. Di tengah diskusi, hadir pula Kolonel Pol. Purn. Suryanegara, SH., yang memperkenalkan tokoh spiritual dari Pasir Tekek, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya mengenal lebih jauh hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta dalam siklus kehidupan yang harmonis.
Sebagai hasil akhir, GMRI menyepakati dua agenda strategis yang akan segera direalisasikan, yakni pembukaan program “Konsultasi Terbuka untuk Umum” dan pelaksanaan anjangsana ke Pasir Tekek, Jawa Barat. Kedua program ini diharapkan menjadi sarana memperluas wawasan spiritual, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai moral dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












