KompasReal.id, Menteri Pertanian Amran Sulaiman adakan rapat pertemuan koordinasi pengembangan dan stabilisasi harga TBS di kantor Kementerian Pertanian, Amran Sulaiman ultimatum pengusaha nakal yang menekan harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani. Sebanyak 270- 300 perusahaan akan diperiksa.
Pertemuan dihadiri berbagai element, yaitu petani sawit,eksportir, Ditremkrimsus dari 25 Provinsi, pelaku usaha, perusahaan refinery dan satgas pangan POLRI.
Agenda pertemuan membahas harga TBS di beberapa daerah yang masih ditekan oleh pengusaha-pengusaha nakal. Amran menegaskan memiliki data pengusaha-pengusaha yang masih menekan harga TBS, dan akan memeriksa perusahaan tersebut dengan menggandeng Satgas Pangan Polri.
“tidak ada alasan harga TBS turun ditengah kenaikan harga CPO dunia dan penguatan Dollar AS, berdasarkan data KEMENTAN harga CPO dunia naik 47 %,namun di sejumlah daerah harga TBS justru turun hingga 17 %” Ucap Amran.
Hasil evaluasi pemerintah menunjukkan 70% harga TBS di daerah sudah mulai pulih, namun pemerintah ingin memastikan disemua daerah harus pulih, hal ini menjadi atensi langsung dari presiden.
sebanyak 1900 perusahaan sawit, sekitar 270 -300 perusahaan masih menekan harga TBS, dan akan diperiksa oleh Polri. Terkait penekanan harga TBS.
KASATGAS PANGAN POLRI Ade Safri Simanjuntak, menegaskan dukungan penuh atas perintah dari pemerintah atas kebocoran pendapatan negara, merugikan negara seperti praktek under invoicing dan underpricing. (KR 07)
Penulis : Kr06
Editor : Emas












