KompasReal.id, Tim khusus pemburu begal yang dibentuk Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 173 pelaku kejahatan jalanan dalam operasi besar yang digelar sepanjang Mei 2026. Para tersangka ditangkap dari sejumlah wilayah rawan kriminal di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya keresahan masyarakat terhadap aksi begal, pencurian kendaraan bermotor, hingga tawuran bersenjata yang marak terjadi pada malam hingga dini hari. Polisi menyebut sebagian besar pelaku merupakan residivis yang kembali melakukan tindak kriminal.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa kawasan Jakarta Barat masih menjadi titik dengan angka kasus tertinggi. Aparat mendapati para pelaku kerap beraksi secara berkelompok menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam untuk mengintimidasi korban.
Dalam pengungkapan kasus itu, polisi turut menyita puluhan barang bukti berupa senjata tajam, telepon genggam hasil rampasan, serta kendaraan curian yang digunakan saat beraksi. Beberapa pelaku bahkan diketahui terlibat dalam jaringan pencurian lintas wilayah Jabodetabek.
Polda Metro Jaya menegaskan operasi pemburu begal akan terus diperluas dengan patroli rutin dan pengawasan di titik rawan kriminalitas. Polisi juga mengimbau masyarakat agar menghindari bepergian sendirian pada larut malam serta segera melapor jika menemukan aksi mencurigakan di lingkungan sekitar.
Keberhasilan operasi ini mendapat apresiasi dari warga karena dinilai mampu menekan angka kejahatan jalanan yang belakangan meningkat. Meski demikian, aparat menegaskan pemberantasan begal membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak muda agar tidak terjerumus ke tindakan kriminal.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












