Panen Raya Mina Padi di Marancar Tapsel, Hasil Gemilang Petani Raup Untung Ganda

Redaksi

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Panen raya mina padi di Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan, menunjukkan peningkatan hasil panen padi dan ikan.

i

Keterangan Foto: Panen raya mina padi di Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan, menunjukkan peningkatan hasil panen padi dan ikan.

Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, KompasReal.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui inovasi teknologi. Salah satu upayanya adalah dengan mengadaptasi teknologi mina padi, sistem terpadu budidaya padi dan ikan dalam satu lahan. Hasilnya pun gemilang, panen raya mina padi di Kecamatan Marancar menunjukkan peningkatan produksi padi hingga 32 persen.

Panen raya yang berlangsung Kamis (8/5/2025) di lahan kelompok tani Marsada Niroha, Desa Marancar, dipimpin oleh Ketua Kelompok Tani Adanan Pasaribu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari demplot yang dilakukan Dinas Pertanian Tapsel di berbagai kecamatan untuk memperkenalkan teknologi mina padi.

“Pemakaian lahan yang lebih optimal, terbukti mampu meningkatkan pendapatan petani,” ujar Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Tapsel, Rahayu Ningsih.

Ia menjelaskan, mina padi menawarkan keuntungan ganda bagi petani. Biaya produksi lebih rendah karena pemupukan hanya dilakukan sebelum tebar benih, dan petani memanen dua komoditas sekaligus: padi dan ikan. Di lahan kelompok tani Marsada Niroha, panen menghasilkan 7,98 ton gabah per hektar (varietas lokal Sigudang) dan 100 kilogram ikan.

Teknologi ini telah diperkenalkan kepada kelompok tani Haunatas, Tanjung Rompa, Bonan Dolok, dan Siranap (HATABOSI) di Kecamatan Marancar.

PPL Tapsel, Yenni Lubis, menambahkan bahwa panen kali ini juga diiringi pengujian kesuburan tanah, yang menunjukkan peningkatan kesuburan tanah meski belum signifikan. Ia optimistis, keberlanjutan program mina padi akan semakin meningkatkan kesuburan tanah.

Koordinator BPP Kecamatan Marancar, Elvi Nora, merekomendasikan adaptasi mina padi pada musim tanam pertama (MT1) dengan varietas lokal berumur panen enam bulan. Panen ikan dilakukan empat bulan setelah tebar benih.

Program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pertanian Tapsel, kelompok tani, dan PPL Kecamatan Marancar, sejalan dengan cita-cita swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto dan program Bupati Tapsel Gus Irawan dalam swasembada ikan. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani Tapsel.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa
Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”
Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada
Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:19 WIB

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Rabu, 29 April 2026 - 16:08 WIB

KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIB

Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”

Berita Terbaru