Toba Pulp Lestari dan Naposo Nauli Bulung: Menjembatani Konflik dengan Pelatihan Sekolah Alam

Redaksi

- Editor

Jumat, 23 Agustus 2024 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : TPL dan NNB Tapsel bersama-sama menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Alam untuk memberdayakan kaum muda di bidang pertanian dan peternakan.

i

Teks Fhoto : TPL dan NNB Tapsel bersama-sama menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Alam untuk memberdayakan kaum muda di bidang pertanian dan peternakan.

Tapanuli Selatan, KompasReal.com – Toba Pulp Lestari (TPL) dan Naposo Nauli Bulung (NNB) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama-sama menyelenggarakan Pelatihan Sekolah Alam dengan tema “Pagar Ni Huta Bertani, Beternak, Berwirausaha” di Aula dan lapangan Kantor Camat Angkola Timur, Rabu (21/8/2024).

Pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen TPL untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat Tapsel, khususnya kaum muda. Program ini diharapkan dapat membantu NNB dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di bidang pertanian dan peternakan, sehingga mampu berwirausaha dan mandiri.

Camat Angkola Timur, Cos Riady Siregar, S.H., M.M., mengatakan, “Saya sangat bersyukur dan mengapresiasi kegiatan ini. Diharapkan agar Naposo Nauli Bulung nantinya bisa berwirausaha dan jadi contoh atau panutan di lingkungan desanya masing-masing, tentang bagaimana cara mengolah pupuk alami (kompos) untuk pertanian dan bagaimana cara budi daya ternak Kambing yang baik. Hal ini tentu akan bernilai positif bagi perkembangan ekonomi dan kesejahteraan di Kabupaten Tapsel.”

Rizky Abadi Rambe, koordinator kegiatan, menjelaskan, “Kita melakukan Pelatihan Sekolah Alam ini dengan menggandeng Toba Pulp Lestari (TPL) yang berkomitmen untuk bisa hadir dan ada bersama masyarakat Tapsel. Ini bertujuan untuk memberi pembekalan pada Naposo Nauli Bulung (NNB) agar nantinya bisa berdikari dan mengerti cara bertani yang baik dengan memakai pupuk alami (Kompos).”

“Untuk itu, atas kerja sama dengan TPL, kita akan menyalurkan ternak Kambing untuk dipelihara oleh masing-masing kelompok pemuda di desa masing-masing, sehingga kotoran ternak Kambing tersebut bisa diolah jadi pupuk alam. Dengan pelatihan ini, diharapkan agar para Naposo Nauli Bulung akan tahu cara mengolah kotoran Kambing jadi pupuk alam (Kompos). Kita bukan cuma bekerja sama dengan Toba Pulp Lestari (TPL), tapi juga menjalin kerjasama dengan PT. ASR,” tambah Rizky.

Baca Juga :  Guru PPPK dan Kepala Sekolah Rangkap Jabatan Jadi Bamus Nagari di Pasaman, Dinilai Langgar Aturan

Menajemen Toba Pulp Lestari (TPL), yang diwakili Aya sebagai pembicara dalam pelatihan, mengatakan, “Pelatihan Sekolah Alam ini kita lakukan dengan sistem pertanian terpadu, di mana dalam kegiatan ini ada budi daya ternak Kambing secara terpadu dan pengolahan kompos juga secara terpadu yang akan kita aplikasikan dengan ketahanan pangan.”

“Terlepas dari adanya konflik yang terjadi dengan masyarakat belakangan ini, kegiatan yang kita lakukan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari perusahaan TPL. Kami dari TPL berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi serta berkembang dengan masyarakat. Untuk itu, harapan dari perusahaan Toba Pulp Lestari (TPL) agar program yang telah kita lakukan ini bisa terus berkelanjutan dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Tapsel nantinya,” tegas Aya.

Pelatihan Sekolah Alam ini diikuti NNB dari Desa Sangga Pati, Desa Marisi, Desa Pargarutan Dolok, dan Desa Batang Tura dari Kecamatan Angkola Timur, sementara dari Kecamatan Sipirok diikuti NNB dari Batang Tura, Desa Batang Tura Julu, dan Desa Situmba. Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapsel.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:04 WIB

Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat

Berita Terbaru