Cuaca Panas Menyengat Pertanda Hujan? Ini Penjelasan BMKG

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 28 September 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info BMKG

i

Info BMKG

KompasReal.com, Padangsidimpuan – Linimasa media sosial X atau Twitter belakangan ramai memperbincangkan cuaca panas yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Banyak warganet mengaitkan kondisi ini dengan tanda bahwa musim hujan segera tiba.

‎Tak sedikit pula yang mengeluh udara terasa begitu pengap hingga membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

‎Pertanyaannya, benarkah panas yang menyengat ini menjadi sinyal hujan bakal turun dalam waktu dekat?

Penjelasan BMKG
‎Menurut Supari, peneliti di Bidang Analisis Variabilitas Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penyebab utama cuaca panas saat ini adalah minimnya pembentukan awan.

‎“Hilangnya hujan di sebagian besar wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh munculnya pusat tekanan rendah di utara Indonesia, termasuk badai tropis Bualoi,” kata Supari dikutip, Sabtu (27/9/2025).

‎Fenomena ini membuat uap air yang seharusnya terkumpul di wilayah Indonesia justru tersedot ke arah Laut China Selatan dan perairan timur Filipina. Foto satelit menunjukkan awan-awan lebih banyak terbentuk di sana ketimbang di wilayah Indonesia.

‎Akibat kondisi tersebut, pertumbuhan awan hujan di Indonesia, terutama di bagian selatan seperti Jawa, menjadi sangat minim.

‎Inilah yang membuat sinar matahari lebih leluasa menyinari permukaan bumi, sehingga udara terasa lebih panas dan kering.

‎“Secara kontras, di sebagian wilayah Indonesia, misalnya di Jawa, secara umum justru sedikit (awan). Tidak banyak terbentuk awan di wilayah Indonesia bagian selatan,” kata Supari.

Kenapa Udara Panas Sebelum Turun Hujan?
‎Masyarakat kerap mengaitkan udara panas dengan tanda bahwa hujan akan segera turun. Padahal, menurut BMKG, logikanya tidak sesederhana itu.

‎Suhu panas menjelang musim hujan sering terjadi karena awan belum cukup terbentuk untuk menghasilkan curah hujan.

‎Dengan langit yang relatif bersih, energi matahari menembus langsung ke permukaan bumi sehingga udara menjadi pengap.

‎Fenomena ini memang kerap muncul menjelang peralihan musim, tetapi bukan berarti hujan akan turun keesokan harinya.

‎BMKG memperkirakan kondisi panas ini hanya bersifat sementara. Curah hujan di Indonesia diprediksi meningkat kembali setelah badai tropis Bualoi dan pusat tekanan rendah di Laut China Selatan melemah, bahkan punah.

“Curah hujan akan kembali normal setelah gangguan atmosfer regional ini hilang,” tutur Supari.

Dengan demikian, panas yang melanda beberapa hari terakhir lebih tepat dipahami sebagai dampak pola atmosfer global, bukan semata-mata pertanda hujan segera turun.

BMKG mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca terik.

Baca Juga :  Kolaborasi Sukses: Polres Padangsidimpuan dan PMII Berbagi Kebaikan Lewat Khitanan Massal

Sumber: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Finance Manjakan Nasabah Lewat Promo KKB Bunga 0% di Customer Gathering Lampung
BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%
“Connect. Manage. Secure. Grow.” Bersama APJII Jakarta, 16 Juli 2026
Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026
International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global
Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia
Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India
Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:30 WIB

BRI Finance Manjakan Nasabah Lewat Promo KKB Bunga 0% di Customer Gathering Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:35 WIB

BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:19 WIB

“Connect. Manage. Secure. Grow.” Bersama APJII Jakarta, 16 Juli 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:17 WIB

Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:42 WIB

International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global

Berita Terbaru