Pemerintah Pusat Pangkas Anggaran Daerah, 18 Gubernur Kompak Protes ke Kemenkeu! Apa Alasannya?

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta – Kebijakan pemerintah pusat memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) menuai badai protes. Tak tanggung-tanggung, 18 gubernur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) langsung mendatangi Kementerian Keuangan untuk menyampaikan keberatan mereka.

Apa sebenarnya alasan pemerintah pusat memangkas anggaran, dan mengapa para gubernur begitu berang?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa transfer ke daerah terbagi menjadi dua skema: langsung dan tidak langsung.

Transfer tidak langsung, menurutnya, berupa program-program pemerintah pusat yang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat di seluruh daerah.

“Kemarin sudah kita terima, diterima oleh Menteri Keuangan, kemudian diterima juga oleh Mendagri dan kita berikan pemahaman bersama,” kata Pras di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Pras mencontohkan program Makan Bergizi Gratis yang anggarannya bersumber dari APBN. “Itu kan kalau dihitung dari budget di APBN-nya itu kan kurang lebih di dalam satu tahun berjalan ya tahun depan itu kan di Rp335 triliun. Nah, ini kan dinikmati juga oleh seluruh daerah kan begitu,” jelasnya.

Sumber di Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa pemotongan anggaran TKD dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mengefisienkan anggaran negara.

Defisit anggaran yang membengkak akibat berbagai faktor, termasuk pandemi dan gejolak ekonomi global, memaksa pemerintah untuk melakukan penyesuaian anggaran di berbagai sektor, termasuk transfer ke daerah.

Namun, penjelasan ini tampaknya tidak meredakan kekecewaan para gubernur. Pada Selasa (7/10/2025), 18 gubernur yang tergabung dalam APPSI mendatangi Kantor Kementerian Keuangan untuk menyampaikan protes langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Beberapa gubernur yang hadir antara lain Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Bank Indonesia Tegaskan Stabilitas Tetap Terjaga

Gubernur Aceh Mualem mengungkapkan bahwa anggaran daerahnya dipotong 25 persen oleh pemerintah pusat.

“Kami mengusulkan supaya tidak dipotong, anggaran kita tidak dipotong. Karena itu beban semua di provinsi kami masing-masing,” tegas Mualem seusai bertemu Purbaya.

Para gubernur khawatir pemotongan anggaran ini akan berdampak signifikan terhadap pembangunan dan pelayanan publik di daerah masing-masing.

Mereka berpendapat bahwa daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, dan pemotongan anggaran secara merata akan menghambat upaya mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (KR/CNN)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru

Bisnis

LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Pascagempa 5,9 SR

Kamis, 17 Sep 2026 - 03:51 WIB