Pasar Malam Padangsidimpuan: Kemacetan dan Kebisingan Menjadi Mimpi Buruk

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Padangsidimpuan – Antusias masyarakat yang tinggi untuk mengunjungi pasar malam di Jalan Imam Bonjol Siborang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, pada Sabtu malam (8/11/2025) berujung pada kemacetan panjang yang mengganggu aktivitas warga.

Hingga pukul 21.30 WIB, arus kendaraan terpantau padat merayap. Tidak hanya itu, volume musik yang diputar di pasar malam juga dinilai mengganggu ketenangan warga sekitar, menambah daftar keluhan yang ada.

Kemacetan ini disebabkan oleh membludaknya pengunjung dan penutupan sementara jalur lintas jalan by pass Pal IV Pijorkoling. Ironisnya, ketiadaan petugas lalu lintas di lokasi semakin memperparah situasi yang sudah sulit ini.

“Macetnya parah sekali, motor dan mobil berebut jalan. Seharusnya ada polisi atau petugas Dishub yang mengatur lalu lintas. Ini malah dibiarkan saja,” ujar Rohim, seorang pengendara yang terjebak kemacetan.

Selain kemacetan, warga sekitar juga mengungkapkan keresahan mereka terkait volume musik yang terlalu keras. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas dari arah Tembilahan menuju Tembilahan Hulu pada malam hari.

Masyarakat berharap pihak kepolisian dan pemerintah setempat segera turun tangan untuk mengatur ulang arus lalu lintas di sekitar area pasar malam. Penempatan petugas di titik-titik rawan dan penertiban parkir dianggap krusial agar kegiatan ekonomi ini tidak mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Pasar malam boleh saja, tapi jangan sampai membuat jalan lumpuh total. Kami harap aparat segera bertindak,” tegas Rohim, warga Sigiring-giring, mengungkapkan kekesalannya.

Hingga saat berita ini ditulis, belum ada tindakan penanganan dari pihak berwenang di lokasi kemacetan.

Seorang warga yang hendak menuju pusat kota merasa sangat terganggu dengan keberadaan pasar malam ini. Ia berencana untuk menyampaikan penolakan secara resmi melalui surat kepada kelurahan setempat, dengan alasan utama adalah masalah sampah, kemacetan, dan kebisingan yang ditimbulkan.(KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru