Air Mata untuk Negeri Tercinta

Redaksi

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Ilustrasu Gambar menggambarkan cinta dan keprihatinan seorang anak bangsa terhadap tanah airnya yang terluka.

i

Teks Fhoto : Ilustrasu Gambar menggambarkan cinta dan keprihatinan seorang anak bangsa terhadap tanah airnya yang terluka.

Puisi

Di tanah ini kutanam mimpi,  

Di bawah langit biru, kuhela napas dalam.  

Negeri penuh sejarah, penuh kisah,  

Di setiap jengkalnya tersimpan cinta tak terhingga.  

 

Bukit-bukit hijau memeluk rinduku,  

Desiran angin lembut membisikkan doa,  

Untukmu, negeri tercinta,  

Kuharap damai selalu bersandar di pangkuanmu.  

 

Namun di balik senyummu yang megah,  

Kau sembunyikan luka yang mendalam,  

Tangis langitmu menyatu dengan air mata,  

Membasahi tanah yang kering akan asa.  

 

Kekayaanmu diperebutkan tanpa hati,  

Sumber daya alammu dirampas tanpa empati,  

Kehidupan rakyatmu terseok oleh keadilan,  

Dan air mata mengalir, seperti sungai tak berujung.  

 

Di setiap sudut kota,  

Ada cerita tentang perih, tentang kehilangan,  

Tentang mereka yang terpinggirkan,  

Meski mereka lah yang menjaga negerimu tetap tegak.  

 

Tanah airku,  

Aku menangis dalam diam,  

Untuk setiap penderitaan yang kau alami,  

Dan setiap luka yang kau sembunyikan.  

 

Air mata ini bukanlah tanda kelemahan,  

Namun doa yang terbungkus rindu,  

Pada setiap jari yang bekerja keras,  

Untuk mengangkat kembali marwahmu.  

 

Negeri tercinta,  

Aku memohon pada langit dan bintang,  

Agar damai kembali bertandang,  

Dan senyum tulus rakyatmu tak lagi tergadai.  

 

Meski terkadang langitmu mendung,  

Dan jalanmu terjal penuh duri,  

Aku takkan pernah lelah mencintaimu,  

Seperti ibu mencintai anaknya, tanpa pamrih.  

 

Air mata ini akan berubah menjadi peluh,  

Yang menyirami tanahmu dengan kasih,  

Menumbuhkan harapan baru,  

Dan mimpi yang takkan pernah sirna.  

 

Biar kita terjatuh dan terluka,  

Namun takkan pernah kita menyerah,  

Karena di setiap tetes air mata,  

Ada cinta untukmu, wahai negeri tercinta.  

 

Untukmu, tanah airku,  

Air mata ini adalah bukti cinta,  

Yang takkan pernah habis,  

Sampai akhir hayatku tiba,  

Dan kau tetap abadi, dalam jiwa setiap anak bangsa.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM Unimal Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Tambon Baroh, Aceh Utara
NJC, Talenta Muda Seni Kota Padangsidimpuan
Putra Bupati Tapsel Raih Gelar S2 di Harvard di Tengah Kontroversi Imigrasi AS
Kodim 0212/Tapsel: Ramadan Berbagi, Solidaritas TNI untuk Masyarakat Padangsidimpuan
Polres Palas Siaga: Apel Pagi Penguatan Harkamtibmas di Pos PAM I Barteng
Polres Tapsel Tebar Kebaikan: Sedekah Keliling Hangatkan Hati Warga Desa Marisi
Kapolres Padangsidimpuan dan DPRD Gerindra Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sitamiang Baru
Kapolres Tapsel Gelar Sedekah Keliling, Tebar Kebaikan di Desa Batu Horpak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:57 WIB

BEM Unimal Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Tambon Baroh, Aceh Utara

Selasa, 29 Juli 2025 - 11:17 WIB

NJC, Talenta Muda Seni Kota Padangsidimpuan

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:21 WIB

Putra Bupati Tapsel Raih Gelar S2 di Harvard di Tengah Kontroversi Imigrasi AS

Jumat, 28 Maret 2025 - 09:48 WIB

Kodim 0212/Tapsel: Ramadan Berbagi, Solidaritas TNI untuk Masyarakat Padangsidimpuan

Rabu, 26 Maret 2025 - 09:33 WIB

Polres Palas Siaga: Apel Pagi Penguatan Harkamtibmas di Pos PAM I Barteng

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB