Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Penulis

- Editor

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id. Mandailing Natal — Dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah konten video di media sosial TikTok beredar dan mendapat perhatian warganet.

Sorotan tersebut muncul setelah akun TikTok bernama Ucok Botol mengunggah dua video secara terpisah pada Minggu (13/9/2026). Salah satu video berdurasi sekitar 1 menit 3 detik tersebut menyinggung dugaan masih berlangsungnya aktivitas pertambangan emas di kawasan Sipogu.

Unggahan itu kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kondisi di lapangan serta sejauh mana pengawasan dan penindakan Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap dugaan aktivitas PETI tersebut.

Dalam narasi yang beredar melalui media sosial, turut muncul penyebutan nama Ridho Perdana, yang disebut-sebut sebagai pemilik Pesantren Al-Halim dan diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas di kawasan tersebut.

Namun, penyebutan nama tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga berita ini disusun, belum terdapat konfirmasi resmi dari Ridho Perdana mengenai tudingan tersebut.

Demikian pula, keberadaan dan aktivitas pertambangan yang disebut dalam unggahan media sosial tersebut masih memerlukan verifikasi langsung di lapangan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

Persoalan dugaan PETI menjadi perhatian karena aktivitas pertambangan tanpa izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun dampak terhadap lingkungan apabila benar terjadi.

Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya APH dan instansi berwenang, dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya di kawasan Sipogu serta mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya aktivitas pertambangan yang melanggar hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun pihak-pihak yang namanya disebut dalam narasi media sosial tersebut. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang merasa dirugikan atau memiliki informasi terkait pemberitaan ini. (KR11/TIM)

Penulis : KR11

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Kuliner Khas Mandailing di Pinggir Aek Pohon, RM Jokowi Andalkan Gule Ikan Mas Bakar
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Berita Terbaru