Alumni USU Laporkan Potensi Hilangnya Aset Kampus senilai 5.500 Hektare

Redaksi

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta – Sejumlah alumni Universitas Sumatera Utara (USU) mendatangi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melaporkan potensi hilangnya aset kampus berupa kebun kelapa sawit seluas 5.500 hektare di Desa Tabuyung, Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal.

Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni USU, Selwa Kumar, mengatakan bahwa kebun tersebut diberikan pemerintah melalui program Land Grant University pada 1999.

Lahan tersebut dimaksudkan sebagai dana abadi untuk membiayai mahasiswa tidak mampu.

Namun, alumni USU keberatan karena lahan tersebut telah diagunkan ke Bank BNI tanpa sepengetahuan USU.

“Kami meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membantu agar aset tersebut kembali menjadi milik USU,” kata Selwa.

Lahan tersebut dikelola oleh Koperasi Pengembangan USU bersama Asian Agri Lestari melalui joint venture sejak 2011.

Pembagian sahamnya adalah 85% milik Asian Agri Lestari dan 15% milik Koperasi Pengembangan USU.

Pada Agustus 2021, Koperasi Pengembangan USU dan Asian Agri Lestari mengajukan kredit pinjaman ke BNI sebesar Rp 228 miliar dengan jaminan lima sertifikat Hak Guna Usaha.

Proses ini dianggap tidak wajar dan berpotensi menghilangkan aset USU.

Alumni USU berharap pemerintah dapat membantu menyelesaikan masalah ini dan mengembalikan aset kampus yang berharga ini. (KR/T)

Baca Juga :  Pantau Dampak Bencana di Sumatera, Tommy Jonathan Sinaga Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik
PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap
EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:25 WIB

PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Berita Terbaru