AMPM: Kapolres Madina Gagal Berantas Tambang Emas Ilegal, DPR RI Diminta Turun Tangan

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Medan – Aliansi Mahasiswa Pemuda Merdeka (AMPM) menuding keras Kapolres Mandailing Natal (Madina) telah gagal total dalam menjalankan tugasnya menegakkan hukum.

Di tengah maraknya tambang emas ilegal (PETI) yang merajalela di Madina, aparat kepolisian justru tampak diam, seolah menjadi penonton dalam kejahatan lingkungan dan ekonomi yang sudah menelan korban jiwa.

Aktivitas PETI di Madina kini bukan lagi rahasia umum. Penambangan tanpa izin itu berlangsung terang-terangan di depan mata aparat, namun tak ada tindakan tegas.

Demikian disampaikan juru bicara AMPM, Sutan Paruhuman Nasution kepada media usai menyerahkan laporan pengaduan ke Kantor DPD Gerindra Sumut, Jumat (17/10/2025) siang tadi.

AMPM menilai hal ini sebagai bentuk nyata kelalaian dan pembiaran oleh Kapolres Madina, bahkan terindikasi ada kongkalikong antara oknum penegak hukum dan pelaku tambang ilegal.

“Rakyat sudah muak! Nyawa sudah melayang, alam rusak, dan negara dirugikan, tapi Kapolres Madina seolah tidur di atas penderitaan masyarakat. Jika Polri masih punya nurani, copot Kapolres Madina sekarang juga!” tegas juru bicara AMPM dalam pernyataan resminya.

AMPM menyoroti bahwa kerugian negara akibat tambang ilegal di Madina mencapai miliaran rupiah karena tidak ada pemasukan resmi ke kas daerah, kebocoran PAD yang nyata dan terus dibiarkan.

Situasi ini menjadi bukti bahwa penegakan hukum di Madina sudah lumpuh, dan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian berada di titik nadir.

Sebagai langkah konkret, AMPM mendatangi Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara untuk menyerahkan surat pengaduan resmi kepada Ade Jona Prasetyo, anggota DPR RI Komisi XII sekaligus Ketua DPD Gerindra Sumut.

Surat tersebut berisi desakan agar DPR RI segera turun tangan, memanggil pihak-pihak terkait, dan menekan Kapolri agar mencopot Kapolres Madina yang dianggap gagal menjaga wibawa institusi.

Baca Juga :  Proyek P3TGAI di Tapsel Diduga Dikendalikan Pihak Ketiga, Aktivis Desak Penyelidikan

“Kami tidak butuh janji manis atau klarifikasi kosong. Kami butuh tindakan nyata. Bila Kapolres Madina tetap dibiarkan, maka jelas Polri sedang mempertaruhkan nama baik institusinya sendiri,” lanjut pernyataan AMPM.

AMPM juga memperingatkan bahwa mereka tidak akan berhenti di sini. Jika tuntutan mereka diabaikan, AMPM akan menggelar aksi di Mabes Polri, serta membuka data-data dugaan keterlibatan oknum penegak hukum yang bermain di balik bisnis tambang ilegal di Madina.

“Kami akan buktikan siapa yang bermain. Jangan pikir mahasiswa dan pemuda bisa dibungkam. Kami berdiri di atas kebenaran dan untuk kepentingan rakyat Madina,” pungkas AMPM. (Tim)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik
PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap
EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:25 WIB

PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Berita Terbaru