Aroma Sapi Picu Konflik, Polres Padangsidimpuan Berhasil Menengahi

KompasReal.id

- Editor

Kamis, 29 Mei 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Mediasi antara pihak kepolisian, pemerintah, dan warga terkait permasalahan kandang ternak sapi.

i

Keterangan Foto: Mediasi antara pihak kepolisian, pemerintah, dan warga terkait permasalahan kandang ternak sapi.

Padangsidimpuan , KompasReal.com – Polres Padangsidimpuan berhasil menyelesaikan permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di Kelurahan Sidangkal, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Permasalahan ini bermula dari keluhan warga terkait aktivitas kandang ternak sapi yang menimbulkan bau tak sedap dan pencemaran lingkungan. Mediasi yang dilakukan Rabu, 28 April 2025, pukul 10.00 WIB di Kantor Lurah Sidangkal, melibatkan berbagai pihak dan menghasilkan kesepakatan yang memuaskan.

Mediasi yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan bersama Bhabinkamtibmas, dihadiri oleh Camat Padangsidimpuan Selatan, Lurah Sidangkal, Kasat Pol PP, Dinas Pertanian, Babinsa Koramil 02/Kota, Kepling V Sidangkal, dan warga yang merasa terdampak.

Hasil mediasi menunjukkan komitmen pemilik kandang sapi untuk memperbaiki kondisi lingkungan sekitar. Mereka bersedia membangun septic tank untuk menampung limbah kotoran sapi guna mengurangi bau tak sedap. Pemilik kandang juga berkomitmen untuk membuat instalasi saluran air agar air kencing sapi dan sisa makanan tidak mencemari sungai.

Selain itu, pemilik kandang berjanji tidak akan membakar sisa sampah makanan sapi di sekitar pemukiman warga. Mereka juga bersedia melibatkan warga sekitar sebagai pekerja kandang sapi, menunjukkan upaya untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat. Pemilik kandang juga berkomitmen untuk mematuhi standar dalam pemotongan sapi.

” Polres Padangsidimpuan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam menyelesaikan permasalahan sosial melalui jalur mediasi dan problem solving.” ujar kapolres Padangsidimpuan AKBP DR. Wira Prayatna kepada Awak Media melalui Kasi Humas AKP K. Sinaga.

Lanjutnya, Polres Padangsidimpuan akan terus aktif dalam melakukan kegiatan problem solving untuk mencegah konflik sosial di wilayah hukumnya.

Kegiatan mediasi berlangsung aman dan tertib. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi penyelesaian konflik serupa di wilayah lain.

Baca Juga :  Jalan Baypass Padangsidimpuan: "Neraka" Aspal Menanti, Kapan Pemerintah Bangun?

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 1,13 Gram
Polres Padangsidimpuan Bekuk Pengedar Sabu 98 Gram, Residivis Diamankan di Kelurahan Timbangan
Misteri Data Judol Penerima Bansos di Tabagsel: Madina dan Paluta Terungkap, Bagaimana Padangsidimpuan, Palas dan Tapsel?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Berita Terbaru