
kompasReal.id, Tapanuli Tengah, 11 Februari 2026 – Sore ini, kawasan hulu sungai di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, kembali dilanda banjir dan berpotensi tanah longsor. Kondisi ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu melalui laporan di media sosial pribadinya. Kejadian yang berlangsung Rabu sore itu disebut cukup mendadak dan membuat aparatur daerah bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.
Bupati Masinton mengaku terkejut dengan perubahan cuaca yang sangat drastis. Pasalnya, pada siang hari kondisi cuaca di wilayah tersebut masih terlihat cerah dan normal. Namun menjelang sore, hujan deras tiba-tiba turun dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat hingga memicu meluapnya aliran sungai dan meningkatkan risiko longsor di wilayah perbukitan.
Dalam laporannya, Masinton menyampaikan bahwa tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan telah diterjunkan ke lokasi terdampak. Proses evakuasi dilakukan terhadap warga yang tinggal di bantaran sungai dan area rawan longsor. “Kami utamakan keselamatan jiwa. Saat ini warga sudah mulai dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya melalui unggahan video singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun debit air dilaporkan terus meningkat dan akses menuju beberapa desa di Kecamatan Tukka mulai sulit dilalui. Pemerintah daerah juga masih melakukan pendataan terhadap rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir bandang tersebut.
Bupati Masinton mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, terutama bagi warga yang bermukim di daerah aliran sungai dan lereng bukit. Ia juga meminta warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Saya minta semua pihak tetap tenang, ikuti arahan petugas di lapangan. Situasi sedang diupayakan agar bisa dikendalikan secepatnya,” pungkasnya.
Penulis : Edy siregar
Editor : EMAS
Sumber Berita: Live report













