Begal Sasar Pegawai Imigrasi di Bandara Kualanamu, Dua Pelaku Ditangkap — Lima Lainnya Masih Buron!

Redaksi

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fotho ilustrasi begal

KompasReal.com Deli Serdang — Aksi brutal komplotan begal kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini, korban bukan warga biasa, melainkan pegawai Kantor Imigrasi Kualanamu. Dua pelaku berhasil dibekuk polisi, sementara lima orang lainnya masih diburu.

Peristiwa itu menimpa Budiman (49), pegawai Imigrasi yang diserang kawanan begal di kawasan jalan menuju Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Korban dibacok di bagian kepala saat berusaha mempertahankan sepeda motornya.

“Kedua pelaku yang sudah ditangkap berinisial FRSH alias Fatur (18) dan HA. Masih ada lima DPO lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujar Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, Rabu (12/11/2025).

Menurut penyidik, komplotan ini dikenal sadis dan sudah tujuh kali beraksi di jalur yang sama. Mereka mengincar pengendara yang melintas di malam hari dan tidak berboncengan. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor, senjata tajam, dan ponsel hasil rampasan telah diamankan dari tangan pelaku.

Korban yang sempat mengalami luka bacok kini dirawat di rumah sakit. Polisi memastikan akan mengejar lima pelaku lainnya (FN, DH, AS, R, dan D) yang masih kabur.

“Kami akan buru sampai dapat. Tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan jalanan di Sumut,” tegas Ricko.

Aksi ini memicu keresahan, terutama bagi pegawai pemerintahan dan masyarakat yang beraktivitas di jalur menuju bandara. Jalur Kualanamu selama ini dikenal rawan, terutama di malam hari dan di beberapa titik sepi tanpa penerangan.

Masyarakat diimbau agar lebih waspada dan menghindari perjalanan sendirian di jam rawan. Polda Sumut juga berjanji menambah patroli di titik-titik rawan begal.

Kejadian ini menegaskan bahwa ancaman kejahatan jalanan di Sumatera Utara belum sepenuhnya terkendali. Jika aparat tidak bertindak cepat, rasa aman publik akan terus menurun, bahkan di kawasan vital seperti Bandara Kualanamu.

Baca Juga :  BAGUSI Dominasi Panggung Debat Kandidat Pilkada Tapsel

🔗 Catatan Redaksi KompasReal.com

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi aparat keamanan. Ketika pegawai negara pun menjadi korban begal, artinya ruang publik kita masih belum aman. Media dan masyarakat perlu bersama mengawasi tindak lanjut aparat agar kejadian seperti ini tidak berulang.(KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi
Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri
Vonis UU ITE Tuai Kontroversi, Terdakwa Dihukum 7 Bulan Penjara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Selasa, 28 April 2026 - 11:06 WIB

Senin, 27 April 2026 - 23:34 WIB

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WIB

Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem

Berita Terbaru