KompasReal.com – Padang Lawas
Upaya panjang Polres Padang Lawas dalam memburu seorang bandar sabu berinisial AH (28) akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga tahun melarikan diri, tersangka berhasil ditangkap dalam operasi yang digelar tim Satresnarkoba Polres Palas. AH ditangkap tanpa perlawanan di sebuah lokasi persembunyiannya yang sudah lama dipantau aparat.
Penangkapan AH berawal dari penyelidikan mendalam terhadap jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di wilayah Palas. Polisi mendapatkan informasi mengenai perpindahan lokasi tersangka yang kerap berpindah-pindah untuk menghindari kejaran petugas. Kesabaran dan koordinasi tim akhirnya berhasil membongkar persembunyian AH, yang selama ini diduga kuat sebagai pemasok barang ke sejumlah pengedar lokal.
Kapolres Padang Lawas melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan yang selama berbulan-bulan menelusuri jejak AH. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran sabu yang dikendalikan AH. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan terhadap jaringan yang lebih luas masih terus dikembangkan.
Selain itu, Polres Palas mengapresiasi peran masyarakat yang terus memberikan informasi mengenai aktivitas mencurigakan di wilayahnya. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat disebut menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan bila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Kasus penangkapan bandar sabu ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku narkoba di Palas bahwa aparat tak akan berhenti memberantas peredaran barang haram tersebut. Polres Palas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan operasi, pengawasan, dan tindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkotika.
Saat ini AH telah diamankan di Mapolres Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan intensif. Aparat menargetkan untuk mengungkap lebih banyak nama dalam jaringan tersebut guna memutus rantai distribusi sabu di wilayah Palas. Kasus ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus bersinergi dalam memerangi narkoba demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat.TIM













