KompasReal.com, Padangsidimpuan -Pertandingan final eksebisi bola voli di Lapangan Pakkal Dolok, Padang Sidempuan, pada Kamis sore (14/8/2025) berlangsung penuh tensi dan menyita perhatian penonton.
Sang legenda Damero VC harus puas berada di posisi runner up setelah kalah tipis dari Prima Jaya VC dalam duel sengit yang berlangsung hingga set terakhir.
Sorak sorai warga memadati lapangan sejak awal laga, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini.
Ketua tim Damero VC, Tommy Siregar, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para pemain meski belum berhasil membawa pulang gelar juara.
Ia menilai pertandingan ini menjadi momentum penting untuk membangun generasi muda voli di Padang Sidempuan, khususnya di Kelurahan Kantin, yang merupakan tempat lahirnya Damero VC.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para pemain muda perlu terus dipupuk melalui turnamen serupa.

Pelatih Damero VC yang juga Kasubdenpom PSP, Kapten Ariyanto Harahap, turut memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya.
Ia menilai tim sudah bermain dengan disiplin dan strategi yang matang, meski harus mengakui keunggulan lawan di poin-poin akhir.
Ariyanto juga menyebut bahwa laga ini menjadi pembuktian bahwa Damero VC masih memiliki daya saing tinggi di kancah bola voli lokal.
Ariyanto berharap agar olahraga voli kembali hidup di Kota Salak, mengingat cabang olahraga ini sangat digemari masyarakat setempat.
Ia menegaskan bahwa dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun komunitas olahraga, sangat dibutuhkan untuk menjaga eksistensi dan perkembangan bola voli di Padang Sidempuan.
Permainan Seru
Pertandingan sore itu berlangsung seru sejak awal. Prima Jaya VC memanfaatkan kekompakan dan serangan cepat untuk menekan Damero VC, namun sang legenda beberapa kali berhasil membalas dengan smes keras dan pertahanan rapat.
Pertarungan ketat terjadi di set terakhir, di mana perbedaan poin tipis membuat penonton larut dalam ketegangan hingga peluit akhir dibunyikan.
Dengan berakhirnya final ini, eksebisi voli di Pakkal Dolok resmi ditutup. Meski Damero VC hanya menjadi runner up, semangat dan sportivitas yang ditunjukkan kedua tim memberikan kesan mendalam bagi warga yang menyaksikan.
Harapan besar pun disematkan agar pertandingan seperti ini menjadi agenda rutin demi menghidupkan kembali kejayaan voli di Padang Sidempuan. (KR03)
KR06













