KompasReal.com, JAKARTA – Babak baru dalam kisah kelam aktor Muhammad Ammar Akbar (Ammar Zoni) telah dimulai. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) mengambil langkah tegas, memindahkan Ammar Zoni ke Pulau Nusakambangan, Lapas dengan keamanan tertinggi di Indonesia, pada Kamis (16/10/2025).
Pemindahan ini dipicu oleh tuduhan yang mengguncang: Ammar Zoni, yang seharusnya bertobat, justru dituding menjadi “gudang” sekaligus fasilitator peredaran narkoba (sabu dan tembakau sintetis) di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba.
Pemandangan Mencekam Pemindahan:
Ammar Zoni, bersama lima narapidana berisiko tinggi (high risk) lainnya, diangkut dengan pengawalan super ketat. Pemandangan paling mencolok adalah ketika para narapidana dibawa menyeberangi perairan menuju ‘Pulau Penjara’ tersebut dengan mata tertutup kain hitam, menandakan betapa berbahayanya mereka.
Menghuni Sel “One Man One Cell”:
Di Lapas Super Maximum Security Karanganyar, Ammar Zoni kini menempati fasilitas paling ketat di Indonesia:
- “One Man One Cell”: Ia diisolasi, jauh dari narapidana lain, memutus total rantai komunikasi kejahatan.
- Pengawasan 24 Jam: Setiap gerak-gerik diawasi ketat tanpa henti.
- Putusnya Komunikasi: Langkah ini diambil setelah terungkap bahwa Ammar dan jaringan di dalam rutan berkomunikasi menggunakan aplikasi terenkripsi Zangi untuk mengendalikan bisnis narkoba dari balik jeruji.
Tujuan Ditjen PAS Jelas: “Ini adalah tindakan tanpa ampun!” Pemindahan ini dilakukan untuk melindungi rutan dari peredaran narkoba dan memaksa Ammar Zoni mengubah perilakunya di tempat di mana tidak ada ruang untuk “bermain-main.”
Reaksi Publik dan Keluarga:
Keputusan ini mengundang simpati sekaligus kemarahan. Sementara Ammar Zoni sendiri dilaporkan stres berat, sang adik, Aditya Zoni, menyampaikan keterkejutannya: “Sumpah, tangan gue gemeteran. Gue kaget, gue syok banget.” Namun, ia tetap bersikeras sang kakak bukan pengedar.
Sidang kasus peredaran narkoba yang baru akan dilanjutkan Ammar Zoni dari Nusakambangan secara virtual (Zoom). Nasib sang aktor, dari puncak popularitas hingga berakhir di penjara super ketat, kini menjadi sorotan tajam publik. (KR/gm)












