Dugaan Kongkalikong Proyek P3TGAI di Tapsel: Oknum ‘Orang Dekat’ Diduga Ambil Alih, Tumpang Nama Kelompok Tani Jadi Sorotan

KompasReal.id

- Editor

Kamis, 20 November 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terus menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa sebagian besar pengerjaannya diambil alih oleh pihak ketiga.

Oknum berinisial HR, yang disebut-sebut sebagai orang dekat mantan Bupati dua periode di Tapsel menjadi santer dalam pembahasan di kalangan publik.

Proyek yang seharusnya dikelola secara swakelola oleh kelompok tani, justru beralih ke pihak ketiga. Di Kecamatan Angkola Timur, sejumlah proyek P3TGAI diduga bermasalah.

Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang dibentuk, disinyalir hanya dijadikan sebagai alat untuk mendapatkan dana. Nama-nama kelompok tani diduga dipinjam untuk memenuhi persyaratan administrasi, sementara pengerjaan proyek sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga.

Ketua Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA), Stevenson Ompu Sunggu, mengungkapkan hal ini pada Rabu (19/11/2025) setelah menerima laporan dari berbagai sumber mengenai kondisi P3TGAI yang telah selesai dikerjakan.

“Nama HR muncul di setiap proyek P3TGAI di kecamatan Angkola Timur dan Sipirok,” ujar Steven, yang mengklaim mendapatkan informasi akurat dari sumber terpercaya.

HR diketahui sebagai orang dekat tokoh nasional berinisial SP. Selain P3TGAI, HR juga disebut-sebut terlibat dalam sejumlah proyek lain di Tapsel.

Steven khawatir akan adanya penyimpangan dana yang signifikan, termasuk dugaan mark-up anggaran dan pengalihan dana untuk kepentingan pribadi.

“Dari delapan titik P3TGAI di kecamatan Angkola Timur dan Sipirok, semuanya dikerjakan oleh HR atas penunjukan dari SP,” imbuhnya.

Proyek P3TGAI yang berlokasi di desa Huraba, Pargarutan Tonga, Sijungkang, Sitaratoit, dan lainnya, diduga dikerjakan oleh HR dengan mengatasnamakan P3A yang dibentuk.

Dari hasil pengamatan, kualitas pekerjaan proyek P3TGAI disinyalir tidak sesuai spesifikasi dan luput dari pengawasan Konsultan Manajemen Balai dan Tenaga Pendamping Masyarakat.

Baca Juga :  Prajurit TNI Serma Tengku Dian Anugerah Dituntut Hukuman Mati atas Pembunuhan Berencana terhadap Istri di Deli Serdang

“Padahal, ada anggaran Rp30 juta untuk pengawasan di tiap lokasi,” kata Steven.

GAPERTA berencana melaporkan temuan ini kepada aparat penegak hukum (APH). Mereka berharap APH dapat mengungkap oknum yang terlibat dan bertanggung jawab dalam proyek P3TGAI ini.

“Setelah bukti-bukti terpenuhi, akan segera kita laporkan secara resmi,” pungkasnya.

Dalam proyek P3TGAI yang diduga sarat kepentingan pribadi, oknum kelompok tani, Konsultan Manajemen Balai, Tenaga Pendamping Masyarakat, dan pihak lain diduga terlibat. APH diharapkan bertindak tegas dalam penindakan dan penegakan hukum.

Kasatker BBWS Sumatera II Medan, Indra Kurnia, belum memberikan tanggapan terkait tuduhan ini hingga berita ini ditayangkan. (KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:21 WIB

BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:14 WIB

DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:10 WIB

Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan

Berita Terbaru

Mandailing natal

Bupati Madina Salurkan 62 Ribu Paket Bantuan BPN dan Bulog

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:20 WIB