Gerakan Pangan Murah di Padangsidimpuan Dinilai Belum Tuntas Atasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Redaksi

- Editor

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Wali Kota Padangsidimpuan bersama instansi terkait saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

i

Keterangan Foto: Wali Kota Padangsidimpuan bersama instansi terkait saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Padangsidimpuan, KompasReal. com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok. Tapi, meski program ini sering digembar-gemborkan, banyak yang masih meragukan seberapa efektif dan meratanya manfaatnya bagi masyarakat yang benar-benar butuh. Rabu, 30 Juli 2025.

Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, katakan dukungannya penuh untuk GPM dan berharap program ini terus jalan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Tapi, ada juga yang bilang program ini belum bisa mengatasi masalah utama seperti penimbunan bahan pangan dan harga yang suka naik seenaknya di pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. Chairunnisa Daulay, MM, bilang GPM bertujuan menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan inflasi.

Tapi dia juga mengakui, tantangannya besar untuk memastikan barang sampai ke yang benar-benar butuh.

“Semoga gerakan pangan murah ini nggak cuma jadi acara seremonial, tapi benar-benar terus berjalan dan bermanfaat buat masyarakat,” ujar Chairunnisa.

Beberapa warga dan pengamat juga menilai frekuensi dan jangkauan program ini masih terbatas, jadi belum bisa menjangkau semua orang yang kesulitan. Sinergi antarinstansi yang disebut-sebut kunci sukses juga masih harus diperkuat supaya masalah pangan nggak cuma diatasi sementara.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya bilang, “Kalau cuma sekali-sekali ada pangan murah, kami tetap susah beli kebutuhan sehari-hari yang terjangkau”.ujarnya.

Kegiatan GPM yang diadakan di Alaman Bolak Padang Nadimpu ini melibatkan Bulog, Bank Indonesia, Forkopimda, TP PKK, dan sejumlah OPD serta camat.

Catatan Awak media harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Mahera Padangaidimpuan, Kamis, 31 Juli 2025, harga beras 64 sebesar 56.000,- harga Cabe merah 42.0000 perkilo, bawang merah 48.000 perkilo, ikan laut perkilo 50.000 jenis sare, minyak makan 20.000 perkilo.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Semangat FIFA World Cup 2026™, Hisense Hadirkan Teknologi Canggih di Jakarta Fair 2026
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban Dari Sumatra hingga Papua
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
BRI KCP Pasar Tanah Abang Hadir Layani Pengunjung dan Pedagang Melalui Layanan Weekend Banking
BRI KCP Thamrin City Tetap Operasional Saat Libur Melalui Layanan Weekend Banking
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula
Aek Bilah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026
Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 05:08 WIB

Rayakan Semangat FIFA World Cup 2026™, Hisense Hadirkan Teknologi Canggih di Jakarta Fair 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban Dari Sumatra hingga Papua

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:26 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:20 WIB

BRI KCP Pasar Tanah Abang Hadir Layani Pengunjung dan Pedagang Melalui Layanan Weekend Banking

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:11 WIB

BRI KCP Thamrin City Tetap Operasional Saat Libur Melalui Layanan Weekend Banking

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:38 WIB