KompasReal.id, Pasaman – Wajah baru dan kemajuan nyata mulai terlihat di wilayah Lanai Hilir, Kecamatan Dua Koto. Sebuah inisiatif Membangun Desa dan Alam (MDA) yang digagas serta didukung penuh oleh partisipasi warga setempat, secara resmi memulai tahap awal pengerjaan yakni pembersihan dan penyiapan lahan pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB dengan mengerahkan alat berat ekskavator.
Tim yang terdiri dari unsur warga dan tenaga teknis bekerja sama membersihkan area dari sisa tanaman, akar pohon, serta meratakan permukaan tanah.
Tahap ini menjadi kunci penting guna memastikan kestabilan lahan sebelum pembangunan sarana dan prasarana selanjutnya dimulai.
Lebih dari sekadar membangun fasilitas fisik, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan warga. Inisiatif ini dirancang untuk tiga tujuan utama, antara lain:
- Memperlancar akses – Membuka jalur perhubungan yang lebih layak dan memudahkan mobilitas sehari-hari
- Menggerakkan perekonomian – Menciptakan ruang dan peluang usaha baru yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat
- Mewujudkan lingkungan tertata – Menyusun tata ruang desa yang aman, rapi, dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Penyiapan lahan ini adalah langkah awal yang sangat penting. Kami pastikan setiap bagian dikerjakan dengan baik dan sesuai standar, agar pembangunan selanjutnya berjalan lancar dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kita semua,” ujar salah satu penggagas kegiatan di lokasi.
Kelancaran pekerjaan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong dan dukungan penuh seluruh warga Lanai Hilir.
Pengawasan serta koordinasi dilakukan secara bersama-sama agar proses berjalan sesuai rencana dan tetap mengutamakan kepentingan bersama.
Hingga sore hari, pekerjaan pembersihan dan perataan lahan dinyatakan selesai 100% tepat waktu.
Selanjutnya, kegiatan akan memasuki tahap pembangunan fisik sesuai kesepakatan dan jadwal yang telah disusun bersama.
Dengan dimulainya tahap ini, Lanai Hilir kini bersiap menyongsong transformasi menjadi kawasan desa yang lebih maju, tertata, dan sejahtera atas dasar kebersamaan warganya sendiri. (Edriadi)
Editor : Paruhum












