KompasReal.com, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution secara resmi mengumumkan program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kepulauan Nias mulai tahun 2026. Kebijakan ini diumumkan saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dalam acara peresmian revitalisasi sekolah di Medan pada awal Januari 2026.
Program ini menjadi prioritas utama karena Kepulauan Nias masih memiliki sejumlah desa tertinggal yang membutuhkan intervensi khusus di bidang pendidikan. Bobby menekankan bahwa pembebasan biaya sekolah bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Selain Kepulauan Nias (termasuk empat kabupaten dan satu kota), program serupa juga akan diterapkan di daerah terdampak bencana alam seperti Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga. Langkah ini bagian dari komitmen Pemprov Sumut
memprioritaskan pendidikan sebagai penggerak pembangunan.
Gubernur Bobby juga menyatakan rencana pembangunan sekolah unggulan serta sekolah rakyat di Kepulauan Nias untuk mendukung visi pemerintah pusat. Program ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan di daerah terpencil.
Pelaksanaan sekolah gratis dijadwalkan dimulai pada semester genap tahun ajaran 2026, dengan anggaran dialokasikan khusus untuk mendukung operasional sekolah, fasilitas, dan kesejahteraan guru. Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Nias sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap wilayah tertinggal.
Dengan program ini, diharapkan generasi muda Kepulauan Nias dapat memperoleh pendidikan berkualitas tanpa beban biaya, sehingga mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan SDM di wilayah tersebut.
Berikut beberapa foto siswa di kelas sekolah di wilayah Kepulauan Nias yang menunjukkan semangat belajar mereka:
Foto-foto ini menggambarkan suasana kelas alami dan siswa yang antusias, mencerminkan harapan besar terhadap program pendidikan gratis ini!(KR03)













