Jalan Usaha Tani Dilanjutkan Provinsi, Nagari Simpang Tonang Utara Mengaku Tidak Mengetahui

Paruhum Nasution

- Editor

Senin, 29 Desember 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Pasaman – Pembangunan jalan usaha tani di Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, sambungan pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Sumbar dinyatakan tidak diketahui oleh Pemerintah Nagari setempat.

Berdasarkan penelusuran KompasReal.com, tahap awal pembangunan ruas jalan di wilayah Barilas Hilir Lubuk Botung dilakukan oleh Pemerintah Nagari melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 dengan anggaran Rp76 juta, hal ini bahkan tercantum dalam prasasti kegiatan di lapangan.

Namun, saat dikonfirmasi terkait pembangunan lanjutan yang melalui program provinsi, perwakilan nagari mengakui tidak menerima pemberitahuan maupun koordinasi apapun.

“Tidak ada informasi resmi atau pemberitaan yang kita terima tentang program lanjutan itu,” ungkap mereka.

Kondisi ini menimbulkan perhatian masyarakat terkait mekanisme koordinasi dan sinkronisasi perencanaan antara pemerintah nagari, kabupaten, dan provinsi, terutama untuk kegiatan fisik yang berada di wilayah administrasi nagari.

Sebelumnya, wartawan KompasReal.com telah menghubungi Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat. Menanggapi konfirmasi, Kepala Dinas semula menanyakan lokasi dengan kata, “Di mana lokasi, ko?”.

Setelah lokasi dijelaskan, Kadis menyampaikan pesan singkat pada Senin (29/12/2025). “Terima kasih atas informasinya. Akan kita telusuri,” balasnya.

Secara regulasi, pembangunan lintas kewenangan dapat dilakukan sepanjang tercantum dalam dokumen perencanaan resmi dan disertai koordinasi dengan pemerintah setempat. Namun minimnya informasi yang diterima nagari berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

KompasReal.com membuka ruang klarifikasi kepada Dinas Pertanian Provinsi, Pemerintah Kabupaten Pasaman, dan Pemerintah Nagari Simpang Tonang Utara, guna memastikan pembangunan jalan usaha tani tersebut berjalan transparan, terkoordinasi, dan benar-benar memberi manfaat bagi petani. (KR13)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar
Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah
Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional
Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk
WALHI Laporkan Dugaan Pembiaran Tambang Ilegal Sumbar ke Mabes Polri dan Komnas HAM
APBD Pasaman Tersandung di Pos Perjalanan Dinas, Audit BPK Ungkap Kelebihan Bayar Rp243 Juta
PACAH Talau Juara 1 Turnamen Sepak Bola Pagaran Cubadak, Sukses Taklukkan Parengerenge di Final Dramatis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polda Sumbar Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batubara UBP Ombilin, Kerugian Negara Ditaksir Rp129,6 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:39 WIB

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:19 WIB

Pembongkaran Paksa Rumah di Pasaman Picu Keresahan, Tanpa Izin dan Musyawarah

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:48 WIB

Festival Minangkabau 2026 Resmi Dibuka, Budaya Sumbar Jadi Magnet Wisata Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:17 WIB

Bari Hardiman dan Perpi Mariani Resmi Menikah, Pesta Adat Mandailing Meriah di Simpang Tonang Induk

Berita Terbaru