Advertorial
KompasReal.id, Padangsidimpuan – Penegakan hukum tidak lagi hanya berbicara tentang ketegasan, tetapi juga menghadirkan rasa keadilan, kemanusiaan, dan pemulihan bagi masyarakat. Gagasan inilah yang diangkat dalam buku “Pengabdian Bhayangkara di Padangsidimpuan: Optimalisasi Kolaborasi dan Kearifan Lokal” karya AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Buku ini menjadi dokumentasi perjalanan pengabdian Polres Padangsidimpuan dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah pembahasan mengenai penerapan Restorative Justice yang dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal Dalihan Na Tolu, sebagai pendekatan penyelesaian perkara yang mengedepankan musyawarah, perdamaian, dan pemulihan hubungan sosial.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Penulis menjelaskan bahwa paradigma penegakan hukum di Indonesia telah mengalami perubahan menuju keadilan restoratif sebagaimana semangat KUHP Nasional. Polisi tidak hanya bertugas menindak pelaku, tetapi juga menjaga keseimbangan sosial dan menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh pihak.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Selain aspek hukum, buku ini mengulas komitmen Polres Padangsidimpuan dalam perlindungan anak melalui berbagai strategi pencegahan dan penanganan kasus yang melibatkan anak, dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Perang melawan narkoba juga menjadi perhatian besar. Buku ini menggambarkan bagaimana sinergi kepolisian bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan narkotika demi menyelamatkan generasi muda.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban, Polres Padangsidimpuan juga menunjukkan kepeduliannya dalam penanggulangan bencana. Kepolisian hadir sebagai pelindung kemanusiaan melalui aksi cepat, koordinasi lintas sektor, dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN
Melalui berbagai pengalaman lapangan yang dituangkan secara sistematis, buku ini membuktikan bahwa kepolisian modern mampu membangun kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi pelayanan.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
Buku setebal 138 halaman ini tidak hanya layak dibaca oleh anggota Polri, tetapi juga menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, praktisi hukum, pemerintah daerah, serta masyarakat yang ingin memahami model penegakan hukum yang berkeadilan sosial dan berorientasi pada kemanusiaan.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_
“Pengabdian Bhayangkara di Padangsidimpuan: Optimalisasi Kolaborasi dan Kearifan Lokal” menjadi bukti bahwa polisi humanis bukan sekadar slogan, melainkan sebuah praktik nyata dalam membangun keamanan, keadilan, dan kedekatan dengan masyarakat. Buku ini sekaligus menjadi warisan pemikiran dan inspirasi bagi penguatan pelayanan Polri di masa depan.
23 April 14.37 POLISI HUMANIS DI PADANGSIDIMPUAN_watermark.pdf
Penulis : Kr03
Editor : Emas












