Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: Lebih Baik Jadi Petani daripada Menteri

Redaksi

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian tertentu. Penegasan itu disampaikan Listyo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin (26/1).

Menurut Listyo, struktur Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan sistem paling ideal untuk menjaga efektivitas tugas kepolisian. Ia menilai, posisi tersebut memungkinkan Polri bergerak cepat dalam memberikan pelayanan keamanan dan penegakan hukum tanpa terhambat birokrasi lintas kementerian.

Kapolri juga mengingatkan bahwa jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, proses koordinasi justru berpotensi menjadi panjang dan tidak efisien. Kondisi itu dinilai dapat mengganggu respons cepat aparat dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lebih jauh, Listyo menilai wacana tersebut bukan sekadar persoalan struktural, tetapi bisa berdampak pada kekuatan negara dan kewibawaan Presiden. Ia menegaskan, Polri yang berdiri langsung di bawah Presiden justru memperkuat sistem pemerintahan dan stabilitas nasional.

Dalam suasana rapat, Listyo sempat melontarkan candaan bernada serius. Ia menyebut lebih memilih menjadi petani daripada harus menjabat sebagai menteri jika Polri harus dilebur ke dalam struktur kementerian. Pernyataan itu menegaskan sikapnya yang konsisten menjaga independensi dan posisi strategis Polri dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

KR03

Baca Juga :  Malam Pergantian Tahun di Tenda Pengungsi: Prabowo Nobar 'Jumbo' dan Janjikan Dukungan untuk Korban Banjir Longsor Tapsel

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Polwan Karo yang Memimpin Samosir dengan Kepemimpinan Humanis
Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi
Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran
Wali Kota Medan Terbitkan Surat Edaran Penataan Penjualan Daging Non-Halal, Bukan Larangan Total
Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama
Salat Tarawih Pertama, Bupati Madina Mengajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah Selama Ramadhan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19 WIB

AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Polwan Karo yang Memimpin Samosir dengan Kepemimpinan Humanis

Senin, 16 Maret 2026 - 19:09 WIB

Ramadan Berbagi: IPK Eks Barteng dan Polsek Barumun Tengah Sebarkan 300 Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:26 WIB

Kadis Perhubungan Padangsidimpuan Jadi Tersangka Korupsi Parkir, Diduga Serap Rp432,4 Juta Dana Retribusi

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:28 WIB

Apresiasi untuk Penertiban PETI Madina, GAPERTA Dorong Tindaklanjuti ke Angkola Selatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:48 WIB

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tetap mempertahankan Surat Edaran

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB