KompasReal.id, Tanah Datar, 26 Januari 2026 – Kecelakaan beruntun maut melanda jalur lintas Padang Panjang–Bukittinggi di kawasan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB. Sebuah truk trailer bermuatan pupuk dengan nomor polisi BK 9634 SA diduga mengalami rem blong saat melaju kencang di jalur menurun, sehingga menabrak beberapa kendaraan dan warung makan di pinggir jalan.
Akibat insiden tragis tersebut, lima orang tewas di tempat dan empat lainnya mengalami luka-luka berat hingga ringan. Korban tewas terdiri dari pengendara motor, penumpang kendaraan, serta warga yang berada di warung. Polisi lalu lintas Polres Padang Panjang langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian dan kondisi kendaraan.
Kronologi kejadian bermula ketika truk trailer tersebut melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Di tanjakan turunan Panyalaian yang ramai, rem truk tiba-tiba tidak berfungsi, menyebabkan kendaraan besar itu menghantam empat kendaraan lain secara beruntun hingga menabrak warung makan di tepi jalan. Jalur tersebut sempat ditutup sementara untuk evakuasi korban dan penanganan puing-puing.
Identitas korban tewas yang telah teridentifikasi antara lain Alfizan (51) warga Nagari Panyalaian serta beberapa korban lain yang masih dalam proses identifikasi lengkap oleh pihak berwenang. Korban luka dirawat di RS Yarsi Padang Panjang dan rumah sakit terdekat. Kasat Lantas Polres setempat menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan faktor utama, termasuk kemungkinan kelalaian teknis kendaraan.
Kecelakaan beruntun di Tanah Datar ini menjadi peringatan keras bagi pengendara di jalur pegunungan Sumatera Barat yang sering rawan kecelakaan akibat rem blong. Pihak kepolisian dan Dishub diminta meningkatkan pengawasan kendaraan berat, sementara warga sekitar berharap ada perbaikan infrastruktur jalan di kawasan pendakian Panyalaian agar insiden serupa tidak terulang.KR03
Penulis : Edy siregar
Editor : EMAS













