Kecelakaan Beruntun Maut di Panyalaian Tanah Datar: Truk Rem Blong Tewaskan 5 Orang, 4 Luka-luka – Kronologi & Identitas Korban

Redaksi

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Tanah Datar, 26 Januari 2026 – Kecelakaan beruntun maut melanda jalur lintas Padang Panjang–Bukittinggi di kawasan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB. Sebuah truk trailer bermuatan pupuk dengan nomor polisi BK 9634 SA diduga mengalami rem blong saat melaju kencang di jalur menurun, sehingga menabrak beberapa kendaraan dan warung makan di pinggir jalan.

Akibat insiden tragis tersebut, lima orang tewas di tempat dan empat lainnya mengalami luka-luka berat hingga ringan. Korban tewas terdiri dari pengendara motor, penumpang kendaraan, serta warga yang berada di warung. Polisi lalu lintas Polres Padang Panjang langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian dan kondisi kendaraan.

Kronologi kejadian bermula ketika truk trailer tersebut melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Di tanjakan turunan Panyalaian yang ramai, rem truk tiba-tiba tidak berfungsi, menyebabkan kendaraan besar itu menghantam empat kendaraan lain secara beruntun hingga menabrak warung makan di tepi jalan. Jalur tersebut sempat ditutup sementara untuk evakuasi korban dan penanganan puing-puing.

Identitas korban tewas yang telah teridentifikasi antara lain Alfizan (51) warga Nagari Panyalaian serta beberapa korban lain yang masih dalam proses identifikasi lengkap oleh pihak berwenang. Korban luka dirawat di RS Yarsi Padang Panjang dan rumah sakit terdekat. Kasat Lantas Polres setempat menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan faktor utama, termasuk kemungkinan kelalaian teknis kendaraan.

Kecelakaan beruntun di Tanah Datar ini menjadi peringatan keras bagi pengendara di jalur pegunungan Sumatera Barat yang sering rawan kecelakaan akibat rem blong. Pihak kepolisian dan Dishub diminta meningkatkan pengawasan kendaraan berat, sementara warga sekitar berharap ada perbaikan infrastruktur jalan di kawasan pendakian Panyalaian agar insiden serupa tidak terulang.KR03

Baca Juga :  Kunjungi Korban Banjir di Padang, KDM Janji Dirikan “Kampung Korban” untuk Hunian Permanen

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi
Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri
Vonis UU ITE Tuai Kontroversi, Terdakwa Dihukum 7 Bulan Penjara
Camat Bukit Malintang Tinjau Rumah Warga yang Memilukan, Siap Upayakan Bantuan RTLH
Petani Bawang Sumut Akan Demo Besar, Desak Pemerintah Hentikan Impor Ilegal yang Hancurkan Harga Lokal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:06 WIB

Senin, 27 April 2026 - 23:34 WIB

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WIB

Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem

Rabu, 15 April 2026 - 21:23 WIB

Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi

Rabu, 15 April 2026 - 17:59 WIB

Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri

Berita Terbaru