KompasReal.id, Sosok Nabi kerap dijadikan teladan dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam hal kerja keras dan keteguhan menghadapi ujian. Prinsip tak peduli ejekan demi menjalankan keyakinan, yang dicontohkan para nabi, terbukti mampu menjadi fondasi kokoh bagi siapa pun yang ingin meraih tujuan besar. Kisah inspiratif ini dihidupi oleh seorang pengusaha sukses asal Amerika Serikat, David Steward, yang memegang teguh prinsip tersebut dalam perjalanan bisnisnya.
Pria kelahiran Missouri pada 2 Juli 1951 ini mengaku terinspirasi dari kisah Nabi Nuh AS yang tetap teguh membangun bahtera meski dianggap aneh dan mustahil oleh masyarakat. Keyakinan inilah yang menjadi pegangan Steward saat ia memutuskan untuk mendirikan perusahaan teknologi di awal tahun 1990-an. Baginya, ejekan dan cemoohan adalah konsekuensi yang hampir pasti datang ketika seseorang memiliki ambisi besar dan visi yang melampaui zamannya.
Perjalanan hidup Steward menuju puncak kesuksesan sama sekali tidak mudah. Sejak kecil, ia tumbuh di tengah diskriminasi rasial dan kerasnya kehidupan sebagai anak dari keluarga miskin. Ketika dewasa dan memulai bisnis di sektor layanan teknologi komputer yang saat itu masih asing, ia kembali menerima banyak cibiran. Namun, seperti Nabi Nuh, ia tidak bergeming dan tetap melangkah maju.
Keteguhan hati Steward membuahkan hasil saat ia mendirikan World Wide Technology (WWT), sebuah perusahaan yang menyediakan layanan teknologi informasi. Keyakinannya bahwa internet dan teknologi akan menjadi kebutuhan utama di masa depan terbukti benar. Kini, WWT telah menjelma menjadi raksasa teknologi dengan pendapatan mencapai US$ 17 miliar atau sekitar Rp 285 triliun pada tahun 2022.
Kisah David Steward menjadi bukti nyata bahwa keteguhan dalam menghadapi keraguan dan ejekan bisa menjadi kunci menuju kesuksesan besar. Dengan kekayaan mencapai Rp 208 triliun dan perusahaannya yang tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Amerika Serikat, Steward menunjukkan bahwa visi yang dijalani dengan keyakinan teguh, terlepas dari rintangan, pada akhirnya akan terwujud. Ia adalah teladan modern bahwa prinsip-prinsip kepemimpinan dari kisah para nabi tetap relevan dan kuat hingga saat ini.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Cnbcindonesia













