Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Dari kata benda “tari” lahir kata kerja “menari” yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai gerak tubuh berirama, kerap diiringi bunyi-bunyian. Pada manusia, kemampuan menari berkait erat dengan kecerdasan mengolah gerak tubuh agar selaras dengan irama. Karena itu, menari kerap dipahami sebagai ekspresi estetik sekaligus budaya yang sangat manusiawi.

Namun, seni tari sejatinya tidak sepenuhnya menjadi monopoli manusia. Alam memperlihatkan bahwa banyak makhluk hidup lain yang melakukan gerakan tubuh berulang, teratur, dan atraktif, sehingga bagi mata manusia tampak seperti tarian. Gerak-gerik ini memang bukan seni dalam pengertian kultural, tetapi fungsi biologisnya tak kalah penting.

Di dunia burung, misalnya, burung cenderawasih, merak, dan manakin terkenal dengan ritual kawin yang menyerupai tarian. Burung cenderawasih jantan memamerkan bulu dan gerak tubuh yang rumit, merak mengembangkan ekornya sambil berputar, sementara manakin menampilkan lompatan dan bunyi sayap yang ritmis. Semua itu bertujuan menarik perhatian betina melalui seleksi seksual.

Fenomena serupa juga tampak pada mamalia dan makhluk laut. Lumba-lumba kerap melompat dan berenang berirama dalam interaksi sosialnya. Beruang kutub dan kuda liar melakukan gerakan tubuh tertentu saat musim kawin untuk menunjukkan dominasi, kekuatan, dan kesiapan reproduksi. Gerakan-gerakan ini, walau naluriah, terlihat seolah koreografi alam.

Dunia serangga dan reptil pun menyimpan kisah serupa. Beberapa jenis lalat melakukan “tarian udara” sebelum kawin, bahkan sambil membawa hadiah bagi betina. Kura-kura laut jantan bergerak memutar dan menggoyangkan tubuhnya di dalam air sebagai bagian dari ritual kawin. Lebah madu melangkah lebih jauh dengan “tarian” khusus sebagai bahasa komunikasi untuk menunjukkan arah dan jarak sumber makanan.

Perlu dipahami, satwa tidak menari karena memahami musik atau irama seperti manusia. Gerakan tersebut bersifat naluriah dan fungsional, dipicu hormon serta mekanisme seleksi alam. Istilah “menari” di sini lebih merupakan cara antropomorfik manusia untuk memahami dan menggambarkan keindahan perilaku alam.

Baca Juga :  Plt Ketua Golkar Sumut Turun Langsung Tinjau dan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir

Bahkan imajinasi manusia turut merayakan gagasan ini, seperti tokoh Groot dalam film Guardians of the Galaxy yang gemar menari diam-diam. Meminjam judul lagu Ebiet G. Ade, rumput pun seolah bergoyang ketika ditiup angin sepoi-sepoi. Alam, dengan caranya sendiri, ternyata tak pernah berhenti “menari”.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekik Merdeka
5 Skincare Mengandung Retinol yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Jaga Kekenyalan Kulit
Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir
SUCOFINDO Perkuat Komitmen Tata Kelola Berstandar Internasional, Raih Bronze Award Australasian Reporting Awards
Ingin Punya Tas Branded dengan Harga Lebih Terjangkau? Coba Ikuti Luxury Bag Auction deGaiya Setiap Senin dan Kamis
Luncurkan Buku “Pengabdian Bhayangkara”, Kapolres Wira Prayatna Usung Polisi Humanis Berakar Budaya
Memperkuat Kualitas Layanan, IPCC Lakukan Management Walkthrough Terminal Satelit Banjarmasin
Bitcoin Rebound, Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Pekik Merdeka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:54 WIB

5 Skincare Mengandung Retinol yang Cocok untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Jaga Kekenyalan Kulit

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:48 WIB

Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:35 WIB

SUCOFINDO Perkuat Komitmen Tata Kelola Berstandar Internasional, Raih Bronze Award Australasian Reporting Awards

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:20 WIB

Ingin Punya Tas Branded dengan Harga Lebih Terjangkau? Coba Ikuti Luxury Bag Auction deGaiya Setiap Senin dan Kamis

Berita Terbaru