Koperasi Merah Putih, Obat Mujarab Atasi Ketergantungan Rentenir dan Perkuat Ketapang Warga di Kota Padangsidimpuan

Redaksi

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Politisi Partai Gerindra  yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution S. T.P.M.M (Kanan) menyatakan kesiapannya untuk membantu dalam pembentukan koperasi Merah Putih sebagai bentuk tanggung jawab dalam mensukseskan program Presiden.

i

Keterangan Foto: Politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution S. T.P.M.M (Kanan) menyatakan kesiapannya untuk membantu dalam pembentukan koperasi Merah Putih sebagai bentuk tanggung jawab dalam mensukseskan program Presiden.

Padangsidimpuan – KompasReal.com – Pemerintah menargetkan peluncuran nasional Koperasi Merah Putih pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Program strategis ini dirancang untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, khususnya di daerah seperti Kota Padangsidimpuan, dengan pendekatan gotong royong dan kekeluargaan.

Inpres Nomor 9 Tahun 2025 menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, sebuah langkah besar yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.

Koperasi Merah Putih hadir sebagai respons terhadap permasalahan ekonomi yang selama ini membelit masyarakat desa dan kelurahan. Ketergantungan pada rentenir dengan bunga tinggi, serta rantai pasok yang panjang dan tidak efisien untuk kebutuhan pokok, merupakan kendala utama yang dihadapi. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

“Koperasi ini pada akhirnya juga akan mengurangi ketergantungan pada rentenir yang selama ini menjerat para pengusaha mikro dan atau pedagang kecil,” ujar H. Rusydi Nasution S. T.P.M.M Ketua DPC. Partai Gerindra Kota Padangsidimpuan dan Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan.

Ia menambahkan harapan besar agar program ini terwujud dan beroperasi dengan baik, serta meminta pemerintah untuk serius mendukung dan membimbing pembentukan koperasi ini.

Dengan adanya Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan, masyarakat akan memiliki akses lebih mudah terhadap berbagai layanan ekonomi. Layanan simpan pinjam yang adil dan terjangkau akan menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini terjerat oleh rentenir.

Selain itu, koperasi juga akan berperan dalam pengadaan sembako dan bahkan layanan kesehatan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Lebih jauh lagi, Koperasi Merah Putih memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan (Ketapang) nasional, khususnya di Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga :  Mahasiswa Tuntut Kajari Padangsidimpuan Mundur, Soroti Kegagalan Penegakan Hukum dan Kasus Korupsi

Distribusi hasil pertanian akan menjadi lebih efisien, sehingga petani dapat memperoleh harga jual yang lebih baik, sementara konsumen dapat mengakses produk dengan harga yang lebih terjangkau. Hal ini akan memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi harga di pasar nasional.

Saat ini, pembentukan koperasi dalam rangka program Koperasi Merah Putih sudah berjalan di berbagai daerah, termasuk Kota Padangsidimpuan.

Data yang diperoleh menyebutkan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Provinsi SUMATERA UTARA sudah mencatat 6110 Jumlah kelurahan/ desa, 6110 Kelurahan/ yang tersosialisasikan dan 4514 jumlah keluarahan / desa yang membentuk Koperasi Merah Putih melalui musyawarah desa

Politisi Partai Gerindra ini menyatakan kesiapannya untuk membantu dalam pembentukan koperasi ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam mensukseskan program Presiden.

Ia menekankan pentingnya pengurus yang kompeten dan pengambilan keputusan yang demokratis, menghindari kepentingan pribadi atau kelompok.

“Program Koperasi Merah Putih, dengan dukungan regulasi yang kuat seperti Inpres Nomor 9 Tahun 2025, diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi permasalahan ekonomi di pedesaan dan kelurahan di Kota Padangsidimpuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.” pungkasnya.

H. Rusydi Nasution juga menegaskan dirinya siap membantu demi suksesnya pogram Koperasi merah putih tersebut. Karena manfaatnya bagi masyarakat sungguh banyak.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:09 WIB

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Daerah

Minggu, 22 Mar 2026 - 15:44 WIB