KPK Geledah Rumah Akhirun Piliang, Penggeledahan di Jalan Mawar Menarik Perhatian Warga

Redaksi

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Petugas KPK memasuki rumah Akhirun Piliang di tengah warga yang menyaksikan dari kejauhan.

i

Keterangan Foto: Petugas KPK memasuki rumah Akhirun Piliang di tengah warga yang menyaksikan dari kejauhan.

Padangsidimpuan, KompasReal. com – Suasana di Jalan Mawar, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, pagi ini, Jumat 4 Juli 2024 diwarnai dengan aktivitas tak biasa.

Rumah Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG), Akhirun Piliang, menjadi sasaran penggeledahan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sekitar pukul 09.30 WIB, tujuh hingga delapan penyidik KPK tiba di lokasi, didampingi personel Polres Padangsidimpuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Mereka terlihat memasuki rumah tersebut sambil membawa dua koper.

Kehadiran tim KPK menarik perhatian warga setempat. Meskipun tidak ada kerumunan yang menghalangi akses, sejumlah warga menyaksikan proses penggeledahan dari kejauhan lokasi rumah Akhirun Piliang.

Para penyidik KPK tampak fokus menjalankan tugasnya, sementara aparat kepolisian berjaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses penggeledahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KPK terkait tujuan dan hasil penggeledahan. Para penyidik masih berada di dalam rumah Akhirun Piliang.

“Kami hanya bisa melihat dari sini, situasinya aman saya lihat ,” ujar Kabang seorang warga sekitar.

Ia menambahkan bahwa kabar mengenai penangkapan Kirun (sapaan Akhirun Piliang) telah beredar di lingkungan sekitar beberapa hari terakhir mulai dari kejadian penyegelan rumah di jalan teratai hingga kehadiran KPK pagi ini menambah penasaran warga mengikuti perkembangan kasus yang menimpa kontraktor besar di Padangsidimpuan ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sat ini tengah menyelidiki pejabat-pejabat yang sempat menerima uang sogokan dari Direktur Dalihan Natolu Grup (DNG) Kirun untuk fee proyek.

Uang Rp 2 miliar ini dibagikan Kirun kepada pejabat terkait sebagai sogokan atau uang muka agar DNG menang proyek tender di wilayah Tabagsel.

KPK berjanji akan menelusuri aliran uang karena yang tersisa di tangan Kirun tinggal Rp 231 juta lagi yang ditemukan KPK di rumahnya di Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga :  Diduga Pungut Rp15 Juta per Kades, Tiga Jaksa Padang Lawas Diperiksa Kejagung Usai Kasus PSR

“Uang tunai Rp 231 juta diamankan, sisa dari uang Rp2 miliar, di rumah Kirun saat dilakukan penggeledahan,” ungkap Direktur Penyelidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu (29/6).

Asep yang juga Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK ini menerangkan bahwa awal mula terbongkarnya kasus korupsi di Tabagsel ini karena adanya laporan masyarakat.

Lalu mereka melakukan penyelidikan dan menerjunkan tim ke Tabagsel.

“Awal minggu ini diperoleh info penarikan uang Rp 2 miliar dari pihak swasta di sana. Tim memantau malam Kamis, ada pertemuan Kir dan Ray dengan Top di satu tempat. Kita lakukan penangkapan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi 3 Meteran Air PDAM, Pengangguran di Padangsidimpuan Ditangkap Satreskrim
Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Sidang Kasus Korupsi Chromebook Memasuki Tahap Tuntutan
Polisi Gerebek Markas Judi Online di Jakarta, 321 WNA Diamankan
Tiga Pelaku Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Diperingatkan Tak Ulangi Aksi
Detik-Detik Penangkapan Oknum Kiai Diduga Lecehkan Puluhan Santri, Warga Geger
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Supervisi Ditlantas Polda Sumut di Polres Tapsel, Perkuat Kinerja dan Keselamatan Lalu Lintas 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:33 WIB

Curi 3 Meteran Air PDAM, Pengangguran di Padangsidimpuan Ditangkap Satreskrim

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:19 WIB

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:01 WIB

Sidang Kasus Korupsi Chromebook Memasuki Tahap Tuntutan

Senin, 11 Mei 2026 - 08:07 WIB

Polisi Gerebek Markas Judi Online di Jakarta, 321 WNA Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:54 WIB

Tiga Pelaku Pungli di Jalinsum Sipirok Diamankan Polisi, Diperingatkan Tak Ulangi Aksi

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menghindari Suuzon, Menjaga Hati dan Persaudaraan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:04 WIB