KPK Soroti Tata Kelola Sumut: Skor Integritas Anjlok di Tengah Kasus Korupsi Jalan

KompasReal.id

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan rapor merah bagi tata kelola pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Survei Penilaian Integritas (SPI) Pemprov Sumut menunjukkan penurunan signifikan ke angka 58,55 poin, sebuah sinyal bahaya di tengah penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan jalan yang kini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Medan.

“KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya berhenti pada penindakan. Upaya pencegahan harus tetap dijalankan agar modus-modus korupsi tidak terulang kembali,” tegas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Selain SPI yang merosot tajam, hasil Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Sumut 2024 juga menunjukkan penurunan, berada di angka 83 atau turun tujuh poin dibanding 2023.

Aspek perencanaan menjadi sorotan utama dengan skor 63, anjlok 35 poin dari tahun sebelumnya.

“Skor SPI Sumut menunjukkan penurunan signifikan dari 66,37 pada 2023 menjadi 58,55 pada 2024,” ungkap Budi.

Penilaian internal terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga memprihatinkan, dengan skor 63. Komponen integritas dalam pelaksanaan tugas tercatat 68,94, pengelolaan anggaran 67,19, dan pengelolaan barang/jasa hanya 59,44.

Lebih mengkhawatirkan lagi, penilaian dari kalangan pakar terhadap kualitas pelayanan publik hanya mencapai skor 56,11 pada 2024.

“Angka-angka ini mengindikasikan masih adanya ruang besar untuk pembenahan tata kelola di Pemprov Sumut,” tegas Budi.

KPK menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menindak, tetapi juga mendampingi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan tata kelola melalui tugas koordinasi supervisi.

“Catatan SPI dan MCSP harus dipandang sebagai peringatan dini, sehingga dapat melahirkan evaluasi perbaikan yang konkret dan solutif atas permasalahan yang dihadapi,” imbuh Budi.

Saat ini, KPK tengah menggelar pengisian kuesioner SPI 2025 yang melibatkan 107 kementerian/lembaga, 38 pemerintah provinsi, 509 pemerintah kabupaten/kota, dan 5 BUMN.

Baca Juga :  Kelurahan Sidangkal P.sidimpuan Selatan Siap Sukseskan Koperasi Merah Putih

“KPK juga mengajak masyarakat Sumut untuk berpartisipasi aktif dalam SPI 2025. Dukungan publik akan menjadi dasar penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas,” ajak Budi.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut pada 28 Juni 2025, termasuk Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut, Topan Obaja Putra Ginting. (KR/Kompas)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya
TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia
Jaringan Ekstremisme Digital Libatkan Remaja, Ancaman Baru Keamanan Nasional
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Pengecatan Akhir untuk MCK yang Lebih Indah.  ‎
Reshuffle Kabinet April 2026, Prabowo Subianto Rombak Sejumlah Pos Strategis
Satgas Yonif 123/Rajawali Tebar Kepedulian di Papua Selatan, Bagikan Seragam Pramuka untuk Siswa SD Negeri Bade Mememu
Karya Bakti Merawat Rumah Ibadah untuk Saudara di Papua.
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD KE-128 Kodim 1801/Manokwari Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:18 WIB

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:30 WIB

TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:01 WIB

Jaringan Ekstremisme Digital Libatkan Remaja, Ancaman Baru Keamanan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:43 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Pengecatan Akhir untuk MCK yang Lebih Indah.  ‎

Rabu, 29 April 2026 - 10:37 WIB

Reshuffle Kabinet April 2026, Prabowo Subianto Rombak Sejumlah Pos Strategis

Berita Terbaru