Marpangir, Tradisi Mandi Bersama Menyambut Ramadhan di Padang Sidempuan

Redaksi

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Padang Sidempuan -Rabu 18/02/2026,  Marpangir, sebuah tradisi unik dan khas dari masyarakat pesisir Balimo, kembali digelar di tepian sungai Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, menjelang 1 Ramadhan. Tradisi ini telah berlangsung ratusan tahun dan terus berlanjut hingga kini, di mana masyarakat muslim berkumpul untuk mandi sunat dengan menggunakan bunga jeruk dan bahan rempah lainnya.

Marpangir sendiri berasal dari bahasa pesisir Balimo yang berarti “mandi sunat”. Tradisi ini diyakini dapat membersihkan diri secara spiritual dan fisik, sehingga masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan hati yang bersih dan suci.

Saya, Edy Siregar, wartawan kompasReal.id , juga ikut serta dalam tradisi ini bersama keluarga. “Saya merasa sangat gembira dan bahagia bisa ikut serta dalam tradisi ini. Marpangir adalah salah satu tradisi yang sangat penting bagi masyarakat Padang Sidempuan,” kata saya.

Masyarakat Padang Sidempuan sangat antusias menyambut Ramadhan dengan tradisi Marpangir. Mereka berkumpul di tepian sungai, membawa bunga jeruk, daun pandan, dan bahan rempah lainnya untuk digunakan dalam prosesi mandi sunat.

Tradisi Marpangir ini tidak hanya sekedar membersihkan diri, tetapi juga sebagai bentuk syukur dan rasa kebersamaan masyarakat. “Marpangir adalah salah satu cara kami untuk menyambut bulan puasa dengan hati yang bersih dan suci,” kata salah satu peserta tradisi.

Baca Juga :  Kolaborasi Budaya Batak-Nias: Marga Mendrofa Pasid dan Tapsel Satu Hati Sambut Hulahula Marga Siregar"

Penulis : Kr93

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piaman Barayo 2026 Siap Digelar, Diprediksi Tarik Ratusan Ribu Wisatawan ke Pariaman
Perayaan Holi Viral di Sekolah Amerika
Budaya Tradisional hingga Tren Fashion Picu Viral di Media Sosial
Kenangan Indah di Balik Irama Melayu
Margondang Tetap Eksis dan Terjaga, Warisan Leluhur Batak Angkola Bergema di Gunung Matinggi
Menghidupkan Kembali Budaya Tiwah: Tradisi Adat Dayak yang Terlupakan di Kalimantan
Paradoks Langit Eswatini: Ketika Drone dan Sihir Berbagi Aturan yang Sama
Penemuan Seni Gua Tertua di Indonesia: Cap Tangan Berusia 67.800 Tahun Ditemukan di Gua Liang Metandu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:55 WIB

Piaman Barayo 2026 Siap Digelar, Diprediksi Tarik Ratusan Ribu Wisatawan ke Pariaman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:23 WIB

Perayaan Holi Viral di Sekolah Amerika

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:39 WIB

Budaya Tradisional hingga Tren Fashion Picu Viral di Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Kenangan Indah di Balik Irama Melayu

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:09 WIB

Marpangir, Tradisi Mandi Bersama Menyambut Ramadhan di Padang Sidempuan

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB