Menghidupkan Kembali Budaya Tiwah: Tradisi Adat Dayak yang Terlupakan di Kalimantan

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Di pedalaman Kalimantan, terdapat sebuah tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dayak, yaitu Tiwah. Tiwah adalah upacara adat yang bertujuan untuk menghormati leluhur dan memohon keselamatan bagi keluarga dan masyarakat.

 

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, tradisi Tiwah mulai terlupakan. Banyak generasi muda Dayak yang tidak lagi mengenal dan memahami makna serta tujuan dari upacara adat ini.

 

Kini, sebuah komunitas adat Dayak di Kalimantan berupaya menghidupkan kembali tradisi Tiwah. Mereka bekerja sama dengan para tetua adat dan seniman lokal untuk mengadakan upacara Tiwah yang autentik dan meriah.

 

“Tradisi Tiwah adalah bagian dari identitas kami sebagai masyarakat Dayak,” kata salah satu anggota komunitas. “Kami ingin menghidupkan kembali tradisi ini agar generasi muda dapat mengenal dan menghargai warisan leluhur kami.”

 

Upacara Tiwah yang diadakan oleh komunitas adat Dayak ini dihadiri oleh masyarakat lokal dan wisatawan. Mereka disambut dengan tarian adat, musik tradisional, dan makanan khas Dayak.

 

“Menghidupkan kembali tradisi Tiwah adalah cara kami untuk melestarikan budaya dan identitas kami,” kata salah satu tetua adat. “Kami berharap generasi muda dapat terus menjaga dan menghormati warisan leluhur kami.”

 

 

Baca Juga :  Marpangir, Tradisi Mandi Bersama Menyambut Ramadhan di Padang Sidempuan

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: https://Fakta%20unik%20nusantara

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piaman Barayo 2026 Siap Digelar, Diprediksi Tarik Ratusan Ribu Wisatawan ke Pariaman
Perayaan Holi Viral di Sekolah Amerika
Budaya Tradisional hingga Tren Fashion Picu Viral di Media Sosial
Kenangan Indah di Balik Irama Melayu
Marpangir, Tradisi Mandi Bersama Menyambut Ramadhan di Padang Sidempuan
Margondang Tetap Eksis dan Terjaga, Warisan Leluhur Batak Angkola Bergema di Gunung Matinggi
Paradoks Langit Eswatini: Ketika Drone dan Sihir Berbagi Aturan yang Sama
Penemuan Seni Gua Tertua di Indonesia: Cap Tangan Berusia 67.800 Tahun Ditemukan di Gua Liang Metandu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:55 WIB

Piaman Barayo 2026 Siap Digelar, Diprediksi Tarik Ratusan Ribu Wisatawan ke Pariaman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:23 WIB

Perayaan Holi Viral di Sekolah Amerika

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:39 WIB

Budaya Tradisional hingga Tren Fashion Picu Viral di Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Kenangan Indah di Balik Irama Melayu

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:09 WIB

Marpangir, Tradisi Mandi Bersama Menyambut Ramadhan di Padang Sidempuan

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB