PENANGKAPAN DADAN HINDAYANA: PDIP INGATKAN KADER JANGAN IKUT PENGELOLAAN MBG

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id, Juru bicara DPP Partai PDIP pusat Muhammad Guntur Romli tanggapi penangkapan eks Kepala BGN Dadan Hindayana yang diangkat mantan presiden Jokowi pada 19 Agustus 2024.Guntur Romli “Dadan dosen, ahli serangga tidak punya keahlian gizi dan pengelolaan pangan”.

 

Imbas penangkapan Dadan Hindayana, menimbulkan berbagai ragam komentar, khususnya partai PDIP yang menempatkan posisi sebagai penyeimbang,yang berada diluar kabinet, Guntur Romli sempat mengingatkan seluruh kader PDIP untuk tidak terlibat pengelolaan program MBG.

 

dia menegaskan dan mengingatkan, perihal dilarangnya kader ikut serta dalam rantai program MBG, tertuang dalam surat edaran Nomor 940/IN/DPP/II/2026, yang ditanda tangani Hasto Kristi yanto selaku Sekjen PDIP.

 

Berbanding terbalik, PDIP menginstruksikan kadernya lebih mengutamakan pengawasan dan pengawalan pada program yang menggunakan APBN tersebut. PDIP menekankan pengawasan agar program tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan.

 

Guntur Romli ” Dadan Hindayana dilantik Jokowi, dipecat Prabowo, ditangkap kejagung”. PDIP menegaskan posisinya sebagai Mitra kritis pemerintah, untuk mengoreksi program dan kebijakan pemerintah tetap sesuai dengan amanat UUD 1945.

 

sejatinya setiap individu dan kelompok memiliki perbedaan pemikiran, perbedaan jadi instrumen mengoreksi kekurangan, selama pemikiran dan kritik berada dalam koridor untuk kepentingan rakyat. Sangat layak untuk diberi perhatian. (Kr 07)

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 410/ALG Pos Aroba Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Perbatasan

Penulis : Kr07

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru

Bisnis

LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Pascagempa 5,9 SR

Kamis, 17 Sep 2026 - 03:51 WIB