Peringatan Penting: Bahaya Mencampur Bahan Bakar Oktan Berbeda, Ahli Beri Penjelasan  

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : ist

KompasReal.com- Seiring dengan pembatasan pembelian BBM subsidi, para pengguna diingatkan untuk tidak sembarangan mencampur Pertalite dengan Pertamax. Meskipun terdengar sepele, pencampuran bahan bakar dengan oktan berbeda dapat berdampak serius pada proses pembakaran di ruang bakar.

Dr. Ing. Zaenuri, Ahli Motor Bakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menjelaskan bahwa mencampur jenis bensin seperti Pertalite (oktan 90) dengan Pertamax (oktan 92) atau Pertamax Turbo (oktan 98) dapat memengaruhi lamanya waktu bensin terbakar. Nilai oktan yang berbeda akan mempengaruhi ketahanan detonasi mesin dan performa ledakan pembakarannya.

Pak Yus, sapaan akrab Dr. Ing. Zaenuri, menekankan bahwa pencampuran bahan bakar dengan oktan berbeda tidak hanya berdampak pada nilai oktan, tetapi juga pada kandungan aditif dalam bensin. Bahan bakar seperti Pertamax dan Pertamax Turbo mengandung aditif PERTATEC yang dapat membersihkan endapan kotoran pada mesin.

Selain itu, pencampuran bahan bakar berbeda jenis juga dapat memengaruhi fungsi kandungan aditif yang umumnya terdapat dalam bensin dengan oktan lebih tinggi. Misalnya, Pertamax dan Pertamax Turbo mengandung aditif PERTATEC yang membersihkan endapan kotoran pada mesin. Jika dicampur, konsistensi aditif dapat berkurang dan fungsinya menurun, menyebabkan hasil pembakaran menjadi kurang efisien.

Dengan demikian, penting bagi pengguna untuk memahami dampak dari mencampur bahan bakar dengan oktan berbeda agar dapat mempertahankan performa dan kebersihan mesin kendaraan mereka. (Red)

Sumber : GridOto.com

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina
DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
Mengarungi Banjir Pertanyaan Pasca-Bencana: Menagih Efektivitas dan Transparansi Konservasi PT Agincourt di Tapsel
Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional
BRI Branch Office Veteran Perkuat Sinergi dengan DJTPD Komdigi melalui Sosialisasi Layanan
Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan
Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat, Akulaku Finance Raih Penghargaan di Cita Loka Fest 2026
Ikatan Indonesia–India yang Tak Terpisahkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:17 WIB

Ahmad Solih Nasution Resmi Pimpin Bidang Usaha Korwasis Madina

Senin, 7 September 2026 - 21:25 WIB

DLH Madina Gandeng Korwasis Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

Kamis, 3 September 2026 - 17:34 WIB

Mengarungi Banjir Pertanyaan Pasca-Bencana: Menagih Efektivitas dan Transparansi Konservasi PT Agincourt di Tapsel

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Dari Gerakan Ekonomi Syariah Menuju Kekuatan Ekonomi Nasional

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:25 WIB

BRI Branch Office Veteran Perkuat Sinergi dengan DJTPD Komdigi melalui Sosialisasi Layanan

Berita Terbaru