KompasReal.id, JAKARTA — Presiden Prabowo subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam rapat terbatas di Istana Negara, Presiden meminta kementerian terkait untuk mempercepat realisasi pembangunan rumah subsidi serta memastikan kualitas bangunan tetap terjaga. Program ini dinilai penting untuk mengurangi backlog perumahan nasional yang masih cukup tinggi.
Menteri PUPR menyampaikan bahwa pemerintah akan menggandeng pihak swasta dan perbankan untuk memperluas akses pembiayaan perumahan. Selain itu, berbagai kemudahan regulasi juga tengah disiapkan untuk mempercepat pembangunan.
Pemerintah menargetkan ratusan ribu unit rumah dapat dibangun hingga akhir tahun 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor konstruksi nasional.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Sekneg.












