Presiden Prabowo: Persatuan dan Kepemimpinan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan dan Masalah Sampah

KompasReal.id

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Hal ini disampaikannya dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

Presiden mengingatkan bahwa meskipun negara memiliki kekayaan alam yang melimpah, masih banyak rakyat yang hidup dalam kesulitan. Oleh karena itu, tantangan ini harus dihadapi secara jujur dan kolaboratif.

Ia menggugah para pemimpin di semua tingkat untuk membulatkan tekad dalam membenahi diri serta mengelola kekayaan alam demi kepentingan sebesar-besarnya rakyat.

Selain pengentasan kemiskinan, Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara terintegrasi melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Presiden Prabowo memaparkan bahwa hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di negara ini diproyeksikan akan mengalami kelebihan kapasitas pada tahun 2028.

Untuk mengatasinya, pemerintah akan segera membangun 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini sebagai langkah nyata mengatasi masalah kesehatan dan lingkungan.

Dalam upaya memperbaiki lingkungan permukiman, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” yang bertujuan menggantikan atap seng yang dinilai kurang nyaman karena panas dan kurang menarik dari segi estetika.

Ia berharap, dalam beberapa tahun mendatang, pemandangan atap karat tidak lagi terlihat dan dapat menjadi bagian dari lambang kebangkitan Indonesia yang kuat, indah, dan memiliki rakyat yang bahagia.

Editor : Paruhum

Sumber Berita: Sumber: BPMI Setpres

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru