KompasReal.id, Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Indonesia. Prof. Dr. Lisye Iriana Zebua, M.Si., resmi mencatat sejarah sebagai perempuan pertama asal Kepulauan Nias yang meraih gelar Profesor. Pencapaian ini menjadi kebanggaan besar, tidak hanya bagi masyarakat Nias, tetapi juga Papua dan Indonesia secara luas.
Prof. Lisye lahir di Jayapura, Papua, saat sang ayah bertugas di daerah tersebut. Ia merupakan putri dari pasangan Bapak A. Zebua dan Ibu bermarga Mendrofa. Perjalanan akademiknya yang panjang dan konsisten menunjukkan dedikasi tinggi dalam dunia ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biologi dan botani.
Pada tahun 2025, Prof. Lisye dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Sistematika Tumbuhan, sekaligus menjabat sebagai Ketua Senat FMIPA Universitas Cenderawasih (UNCEN), perguruan tinggi negeri tertua dan terbesar di Tanah Papua. Kiprahnya memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan akademik.
Berbagai karya ilmiah Prof. Lisye telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional serta dipresentasikan dalam forum ilmiah bergengsi. Fokus penelitiannya meliputi etnobotani pandan-pandanan, karakterisasi minyak buah merah, pemanfaatan makrofungi untuk ketahanan pangan, hingga kajian biodiversitas khas Papua yang bernilai strategis.
Selain riset, Prof. Lisye juga aktif dalam pengabdian masyarakat. Ia terlibat langsung dalam pelatihan pembuatan pupuk organik cair, pengolahan pangan lokal, hingga pemberdayaan pengusaha muda Papua berbasis sumber daya alam setempat. Kontribusinya menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat akar rumput.
Prestasi Prof. Dr. Lisye Iriana Zebua, M.Si. menjadi teladan dan inspirasi, khususnya bagi perempuan Indonesia dan perempuan Nias, bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Sosoknya membuktikan bahwa ilmu, dedikasi, dan ketekunan mampu mengubah sejarah.KR03
Penulis : Edy siregar
Editor : EMAS













