PT Safira Makkah Madina Wisata Diduga Tipu Puluhan Jemaah Umroh, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Redaksi

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompssReal.id, Dugaan penipuan dengan modus travel umroh kembali terjadi, kali ini menjerat puluhan jemaah. PT Safira Makkah Madina Wisata, sebuah biro perjalanan umroh dan haji di Deli Serdang, dilaporkan telah menipu para calon jemaah dengan total kerugian mencapai Rp1,47 miliar. Oknum yang diduga bertanggung jawab merupakan mantan ketua organisasi kemasyarakatan Islam besar di Padang Lawas Utara.

Para korban mengaku telah melunasi seluruh biaya perjalanan umroh yang dijanjikan akan berangkat pada Agustus 2025. Namun, hingga kini janji tersebut tidak kunjung terealisasi dan tidak ada kejelasan dari pihak travel. “Kami sudah membayar lunas, tapi sampai sekarang janji itu hanya tinggal janji,” ujar salah satu korban dengan nada kecewa.

Sebanyak 64 jemaah tercatat sebagai korban dalam kasus ini. Dana yang telah disetor para jemaah diduga dikelola oleh manajer keuangan berinisial EL, yang disebut-sebut merupakan istri dari pemilik travel. Mereka merasa dirugikan dan tidak mendapat itikad baik dari perusahaan.

Merasa tidak ada penyelesaian, para korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke Polda Sumatera Utara pada 9 September 2025. Sayangnya, hingga kini para pelapor mengaku belum mendapatkan kejelasan atau tindak lanjut yang signifikan dari pihak kepolisian. Mereka menyesalkan lambatnya penanganan kasus yang menyangkut uang dan niat ibadah umat.

Kasus ini menambah daftar panjang travel umroh bermasalah yang memanfaatkan keinginan kuat masyarakat untuk beribadah. Para korban mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, memproses pihak yang bertanggung jawab, dan berupaya menyelamatkan sisa dana jemaah jika memungkinkan.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih biro perjalanan umroh. Langkah preventif seperti memastikan legalitas perusahaan, izin resmi dari Kementerian Agama, serta menelusuri rekam jejak perusahaan sangat penting sebelum menyerahkan uang dalam jumlah besar.

Penulis : Tohong harahap

Editor : EMAS

Sumber Berita: Tohong harahap

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bocah 5 Tahun Tewas Ditabrak Motor Dikendarai Remaja di Padang Lawas Utara
Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP, MSi resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 51 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Lanjutkan Tohong Pimpin PMI Menggema di Muskab
Ketua PWI Paluta Sapa Kampus,”Gugah Mahasiswa Untuk Paham Dunia Jurnalistik”
Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:23 WIB

Bocah 5 Tahun Tewas Ditabrak Motor Dikendarai Remaja di Padang Lawas Utara

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:57 WIB

Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP, MSi resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 51 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:31 WIB

Lanjutkan Tohong Pimpin PMI Menggema di Muskab

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:32 WIB

Ketua PWI Paluta Sapa Kampus,”Gugah Mahasiswa Untuk Paham Dunia Jurnalistik”

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:40 WIB

PT Safira Makkah Madina Wisata Diduga Tipu Puluhan Jemaah Umroh, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB