Puasa Ramadan di Hari Kedua, Menjaga Kesucian Ibadah dan Menjauhi yang Membatalkannya

Redaksi

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jumat, 20 Februari 2026 / 2 Ramadan 1447 H
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadan, dan hari ini kita telah memasuki hari kedua ibadah puasa. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

memasuki hari-hari awal Ramadan adalah momentum memperkuat niat dan memperbaiki kualitas ibadah. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 bahwa puasa diwajibkan agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa. Maka, puasa bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi jalan pembinaan diri menuju ketakwaan sejati.

Jamaah sekalian, secara syariat puasa berarti menahan diri dari segala hal yang membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat karena Allah SWT. Di antara yang membatalkan puasa adalah makan dan minum dengan sengaja, berhubungan suami istri di siang hari, muntah dengan sengaja, keluar mani dengan sengaja, serta datangnya haid dan nifas bagi perempuan. Apabila hal-hal ini dilakukan dengan sadar dan tanpa uzur syar’i, maka batal puasanya dan wajib diganti di hari lain. Karena itu, memahami ilmu tentang puasa adalah kewajiban agar ibadah kita sah dan sempurna.

Selain yang membatalkan, ada pula perkara yang dapat mengurangi pahala puasa meskipun tidak membatalkannya, seperti berkata dusta, ghibah, memfitnah, berkata kasar, dan bermaksiat. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.” Hadis ini diriwayatkan oleh Muhammad al-Bukhari dalam kitab sahihnya. Hadis ini menjadi peringatan bahwa puasa harus menjaga lisan, pandangan, pendengaran, dan seluruh anggota tubuh dari dosa.

Baca Juga :  Senja Ramadan di Padangsidimpuan: Kota Ramai dan Padat Jelang Berbuka

Memasuki hari kedua Ramadan ini, marilah kita evaluasi diri. Apakah puasa kita sudah disertai kesabaran, keikhlasan, dan akhlak yang baik? Jangan sampai di awal Ramadan kita sudah lalai. Perbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, menjaga shalat berjamaah, dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Semoga Allah SWT menerima puasa kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan Ramadan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci
Jangan Lupa, Limpahkan Amal
Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 
Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna
Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 
Ujian dari Allah: Kesempatan untuk Meningkat
Puasa, Iman, dan Transformasi Diri”
Berburu Takjil di Seputaran Mesjid Agung Alabror Kota Padangsidimpuan Menjelang Maghrib 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:39 WIB

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:50 WIB

Jangan Lupa, Limpahkan Amal

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:11 WIB

Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:46 WIB

Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:40 WIB

Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB