KompasReal.id, Jakarta – Suasana di Polda Metro Jaya menjadi perhatian publik pada Kamis (9/7/2026) setelah muncul laporan mengenai kedatangan puluhan pria berambut cepak dan berbaju loreng ke area Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). Peristiwa itu terjadi beberapa jam setelah tim gabungan Polri melakukan penggeledahan terkait penyidikan yang turut menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah.
Berdasarkan sejumlah laporan media, rombongan tersebut disebut tiba sekitar pukul 03.30 WIB menggunakan beberapa kendaraan. Kehadiran mereka memunculkan berbagai spekulasi mengenai kaitannya dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung di Polda Metro Jaya.
Menanggapi situasi tersebut, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan akan tetap berjalan sesuai hukum. Kepolisian juga mengingatkan bahwa setiap tindakan yang menghambat atau menghalangi proses penyidikan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara itu, Markas Besar TNI membantah kabar yang menyebut prajurit TNI mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengintervensi penyidikan. Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menyatakan informasi tersebut tidak benar dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh narasi provokatif yang beredar di media sosial.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang membenarkan identitas puluhan pria yang disebut-sebut mendatangi Polda Metro Jaya. Proses penyidikan perkara yang sedang ditangani Polri masih terus berlangsung, sementara aparat mengimbau masyarakat menunggu informasi resmi dari institusi berwenang.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












