KompasReal.id, Puncak Gambir yang terletak di Jorong Kelabu, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, kini menjelma menjadi destinasi pendakian baru yang tengah naik daun di kalangan pecinta alam. Berada tak jauh dari kawasan Simpang Tonang Utara, gunung ini menawarkan pengalaman berbeda bagi para pendaki yang ingin menikmati pesona alam Dua Koto dari ketinggian.
Dengan ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan kampung, Puncak Gambir menyuguhkan panorama 360 derajat yang memanjakan mata. Dari puncaknya, hamparan perbukitan dan pegunungan terlihat membentang luas. Pada cuaca cerah, pendaki bahkan dapat menyaksikan gagahnya Gunung Talamau serta Gunung Pasaman yang berdiri kokoh di kejauhan.
Jalur pendakian menuju puncak tergolong menantang dengan variasi medan yang beragam. Pendaki akan melintasi hutan kampung baru, ladang milik warga, hingga trek terjal dan berbatu. Waktu tempuh rata-rata berkisar antara dua hingga tiga jam, tergantung kondisi fisik dan kecepatan masing-masing pendaki. Meski cukup menguras tenaga, keindahan alam sepanjang perjalanan menjadi penyemangat tersendiri.
Salah satu momen paling dinanti adalah saat matahari terbit dari puncak. Sinar mentari yang perlahan muncul di balik cakrawala menghadirkan gradasi warna jingga dan merah muda yang memesona. Suasana hening berpadu dengan semilir angin pegunungan menciptakan pengalaman spiritual yang sulit dilupakan bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Selain menjadi favorit para pendaki, Puncak Gambir juga diminati fotografer alam karena lanskapnya yang eksotis. Keanekaragaman flora dan fauna yang masih terjaga turut menambah daya tarik kawasan ini. Popularitas yang terus meningkat pun membawa dampak positif bagi perekonomian warga setempat, mulai dari jasa pemandu, penyewaan perlengkapan, hingga penyediaan homestay.
Namun demikian, meningkatnya jumlah kunjungan juga menghadirkan tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Komunitas pendaki dan masyarakat Dua Koto terus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan serta tidak merusak ekosistem. Para wisatawan diimbau untuk membawa turun kembali sampah mereka dan mematuhi aturan pendakian demi keberlanjutan Puncak Gambir sebagai destinasi alam unggulan Pasaman.
Penulis : Edriadi lubis
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id, pasaman













