Ratusan Rumah Rata dengan Tanah, Pengungsi Banjir Ranto Bintang Aceh Tamiang Mendesak Butuh Bantuan

Redaksi

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Warga pengungsi pascabanjir di Desa Ranto Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, hingga kini masih bertahan di lokasi penampungan sementara dengan kondisi serba terbatas. Banjir besar yang melanda wilayah tersebut tidak hanya memaksa warga mengungsi, tetapi juga meninggalkan kerusakan parah pada permukiman penduduk.

Data sementara di lapangan menunjukkan dari lebih 400 rumah warga, hanya tersisa 9 rumah yang masih berdiri. Sebanyak 391 rumah lainnya dilaporkan rusak berat dan rata dengan tanah akibat terjangan banjir, membuat ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka.

Di pengungsian, para warga sangat membutuhkan bantuan darurat berupa tenda, tikar, kelambu, dan selimut. Fasilitas dasar tersebut belum tersedia secara memadai, sehingga pengungsi terpaksa beristirahat dalam kondisi tidak layak, terutama pada malam hari.

Kebutuhan mendesak lainnya adalah obat-obatan dan layanan kesehatan. Sejumlah pengungsi mulai mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, serta penyakit kulit akibat lingkungan lembap dan minimnya fasilitas sanitasi. Hingga kini, bantuan medis masih sangat terbatas.

Selain itu, minimnya penerangan di lokasi pengungsian juga menjadi keluhan utama warga. Pada malam hari, kondisi gelap menimbulkan rasa tidak aman. Masyarakat pengungsi berharap pemerintah pusat dan instansi terkait segera memberikan bantuan menyeluruh agar penanganan bencana dapat dipercepat dan kehidupan pengungsi menjadi lebih layak.

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Anak di Bireuen Dilarikan ke Puskesmas
Dituding Hina Nabi di Media Sosial, Pria Aceh Diringkus Polda di Kalbar
Lubang Raksasa di Aceh Tengah Makin Luas, Merusak Lahan dan Infrastruktur Warga
Uro Lahe ke-69, Kabupaten Aceh Besar Rayakan Hari Jadi dengan Semangat Kebudayaan dan UMKM
Oknum Polisi Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia Akan Kehilangan Status WNI �
Berikut berita terkini  Aceh Ajukan Rencana Pemulihan Pascabanjir Rp153,3 Triliun ke BNPB
Wagub Aceh Dampingi Mendagri Hadiri Apel Pemulangan Satgas Kemendagri Gelombang I di Aceh Tamiang
13 Warga Sumut Memeluk Islam di Aceh Selatan, Dua KK dari Satu Keluarga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:21 WIB

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Anak di Bireuen Dilarikan ke Puskesmas

Senin, 23 Februari 2026 - 00:38 WIB

Dituding Hina Nabi di Media Sosial, Pria Aceh Diringkus Polda di Kalbar

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:10 WIB

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Makin Luas, Merusak Lahan dan Infrastruktur Warga

Senin, 16 Februari 2026 - 20:52 WIB

Uro Lahe ke-69, Kabupaten Aceh Besar Rayakan Hari Jadi dengan Semangat Kebudayaan dan UMKM

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:46 WIB

Oknum Polisi Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia Akan Kehilangan Status WNI �

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB