SEA Games 2025 jadi Pemantik Optimisme Hadapi Ujian Berat Tahun 2026

Redaksi

- Editor

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 KompasReal.com, Keberhasilan kontingen Indonesia meraih posisi kedua dengan 334 medali, termasuk 91 emas di SEA Games Thailand 2025, dinilai Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) sebagai bukti nyata kemampuan bangsa ketika bersatu padu. Capaian yang melampaui target pemerintah ini bukan sekadar prestasi olahraga, melainkan cerminan efektivitas kerja kolektif lintas sektor.

FWK menilai semangat dan mekanisme kolaborasi di balik kesuksesan di arena olahraga itu relevan untuk direplikasi dalam menghadapi tantangan nasional yang diproyeksikan masih berat pada 2026. Dalam diskusi di Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025), forum ini mendorong aplikasi semangat kebersamaan tersebut, khususnya dalam penanganan bencana di Pulau Sumatera dan isu-isu strategis lainnya.

Salah satu pendiri FWK, Hendry Ch Bangun, menegaskan bahwa sejarah Indonesia menunjukkan persatuan selalu menjadi kunci di saat krisis. Menurutnya, tekanan ekonomi global dan dinamika domestik hanya dapat diatasi dengan kekompakan dan kerja nyata, sebagaimana tercermin dalam pencapaian atlet di Thailand.

Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane, menambahkan bahwa solidaritas masyarakat dalam membantu korban bencana di Sumatera memperkuat optimisme nasional. Gerakan bantuan logistik, medis, dan kemanusiaan yang mengalir deras menjadi bukti faktual bahwa negara dan rakyat dapat bergerak bersama menghadapi kesulitan.

Tahun 2026 akan menjadi ajang pembuktian efektivitas berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari penanganan bencana, program Makan Bergizi Gratis, hingga menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. FWK menekankan bahwa momen ujian tersebut memerlukan pendekatan terpadu dan sinergi antar-pemangku kepentingan.

Prestasi SEA Games 2025 dianggap memberi pesan tegas bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga melampaui target-target nasional. Modal berupa semangat kebersamaan, kegigihan, dan kemampuan berkolaborasi inilah yang harus terus dipupuk guna menghadapi tekanan di tahun-tahun mendatang.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:21 WIB

BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:14 WIB

DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:10 WIB

Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan

Berita Terbaru

Bisnis

LiDAR untuk Manajemen Koridor ROW Jalur Pipa Migas

Kamis, 4 Jun 2026 - 08:53 WIB