Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

KompasReal.id

- Editor

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Papua – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Statis Yonif 643/Wanara Sakti menyelenggarakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi balita di Kampung Wonorejo, Pir IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Senin (6/7/2026).

Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi penerus di wilayah tapal batas negara.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bintara Kesehatan Sertu Surianto bersama dua personel lainnya, berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Ywan serta kader Posyandu setempat. Sebanyak 30 balita beserta orang tua hadir memanfaatkan layanan ini.

Tim kesehatan melaksanakan pemeriksaan lengkap mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi, hingga pembagian vitamin dan makanan tambahan bergizi.

Komandan Satgas Yonif 643/Wanara Sakti, Letkol Inf Adhi Sumarno, menjelaskan kegiatan ini bertujuan membantu pemerintah daerah menekan angka stunting sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kehadiran kami di tanah Papua tak sekadar menjaga keamanan, melainkan juga membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui Posyandu ini, kami ingin memastikan balita di Kampung Wonorejo mendapatkan gizi dan pelayanan yang layak, agar kelak tumbuh menjadi generasi emas Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Salah satu kader Posyandu Kampung Wonorejo, Susiani (45), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian personel Satgas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka sangat meringankan tugas kami dan petugas kesehatan. Anak-anak diperiksa, diberi vitamin, dan orang tua pun mendapat penyuluhan. Kami berharap kegiatan bermanfaat seperti ini terus berlanjut,” harapnya. (r)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan
Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan
LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak
Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin
Marini Juliana Hutabarat Dilantik Pimpin GAMKI Kota Padangsidimpuan Periode 2026–2029
Usai Diberikan Pemahaman Hukum, Warga Perbatasan Sambas Lepas Senjata Tanpa Izin
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Lapak di Kotapinang, Dua Orang Meninggal
Warga Perbatasan Sambas Serahkan Senjata Api Ilegal Secara Sukarela ke Satgas Pamtas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

Viral di Media Sosial, Motor Warga Mompang Julu yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:45 WIB

Kecam Dugaan Pengeroyokan Kader PMII Riau, KAMMI Se-Padangsidimpuan–Tapsel: Kekerasan Bukan Jalan Selesaikan Perbedaan

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:01 WIB

LAPK Kritik Harga Tiket PRSU, UMKM dan Pengunjung Dikhawatirkan Terdampak

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:57 WIB

Satgas Yonif 643/Wanara Sakti Gelar Posyandu, Pantau Tumbuh Kembang Balita di Perbatasan Keerom

Senin, 6 Juli 2026 - 23:16 WIB

Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Madina: Dua Penambang Tewas, Polisi Buru Pengelola Tanpa Izin

Berita Terbaru