KompasReal.id, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar dalam sidang isbat yang berlangsung di Jakarta pada Kamis malam (19/3/2026) pukul 19.48 WIB.
Sidang isbat yang menjadi acuan penentuan awal bulan Syawal ini mengambil data pengamatan hilal dari 117 titik yang tersebar mulai dari Papua hingga Aceh. Data tersebut dikumpulkan oleh tim teknis yang terdiri dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memastikan akurasi hasil pengamatan.
Rapat koordinasi yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), serta ormas-ormas Islam terkemuka di Tanah Air. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam menentukan awal bulan Islam dengan metode yang ilmiah dan syar’i.
Tidak hanya dihadiri oleh tokoh-tokoh dalam negeri, sidang isbat kali ini juga diikuti oleh para utusan dari beberapa negara Islam sahabat. Kehadiran perwakilan negara-negara Muslim tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang terus menjaga silaturahmi dan harmonisasi dalam penetapan hari raya umat Islam global.
Dengan ditetapkannya 1 Syawal 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026, maka umat Islam di seluruh Indonesia akan melaksanakan salat Idul Fitri pada hari tersebut setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Keputusan ini menjadi landasan bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyiapkan berbagai kegiatan menyambut Lebaran, termasuk cuti bersama dan mudik tahun ini.
Pemerintah mengimbau seluruh umat Islam untuk bersyukur atas kelancaran menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat. Semoga Idul Fitri tahun ini menjadi momen pembaruan spiritual dan penguatan persaudaraan antarumat beragama di Indonesia.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Kementerian agama Ri













