Takdir Menyapa dengan Sopan

Redaksi

- Editor

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Dua belas tahun silam, sebuah pertemuan singkat terlukis dalam kenangan. Seorang mahasiswa KKN dan anak-anak desa berjejak dalam bingkai foto, tersenyum polos tanpa beban. Di sana, ada seorang anak perempuan kecil yang tak menyadari bahwa senyum remang itu adalah awal dari sebuah perjalanan hidup yang panjang. Program usai, sang mahasiswa pergi, dan pintu masa itu pun tertutup rapat, seolah hanya menjadi sekeping nostalgia biasa.

Waktu terus bergulir, mengukir jalan masing-masing. Anak kecil itu bertumbuh, merangkai mimpi dan realita sebagai perempuan dewasa. Sang mahasiswa pun melanjutkan hidup, menyelami dunia kerja dan pengabdian. Mereka berjalan di lintasan yang sejajar, tanpa saling menengok atau mencari, yakin bahwa masa lalu telah menjadi arsip yang rapi.

Namun, takdir rupanya memiliki caranya sendiri yang lembut. Sebuah pesan singkat tiba—sopan, penuh adab, dan sama sekali tidak membebani masa lalu. Percakapan pun dimulai, bukan dengan gemuruh rasa, melainkan dengan kesederhanaan dan kejujuran. Semua dibicarakan dengan jelas: niat, keluarga, dan komitmen, tanpa tergesa namun penuh kesadaran.

Langkah-langkah itu dijalani dengan sabar, karena keduanya memahami bahwa cinta yang matang tidak perlu terburu-buru. Ketika pertemuan keluarga akhirnya terwujud, yang mengemuka adalah saling penghormatan dan keyakinan bahwa segala sesuatu telah tiba pada waktunya. Semua pihak hadir dengan hati yang lapang dan niat yang tulus.

Di penghujung tahun 2022, ikrar suci pun diucapkan. Ikrar itu lahir bukan dari desakan kenangan lama, melainkan dari pilihan sadar dua jiwa yang telah dewasa. Air mata yang tumpah adalah ungkapan syukur atas ketelitian takdir, yang mengajarkan satu hal: jodoh yang baik memang kerap datang pelan, tetapi ia selalu datang pada saat yang paling pasti.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar
Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat
Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya
Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung
Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi
Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas

Jumat, 3 April 2026 - 10:50 WIB

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:21 WIB

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal

Berita Terbaru