Heboh! Ponsel Siswa Raib di SMA N 6 Padangsidimpuan, Kepala Sekolah Dinilai Minim Aksi

Redaksi

- Editor

Selasa, 24 Desember 2024 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Wartawan saat melakukan investigasi dan konfirmasi ke Ruang Wakil Kepala Sekolah SMA N 6 Padangsidimpuan, lokasi hilangnya ponsel siswa.

i

Keterangan Foto: Wartawan saat melakukan investigasi dan konfirmasi ke Ruang Wakil Kepala Sekolah SMA N 6 Padangsidimpuan, lokasi hilangnya ponsel siswa.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Kehilangan tiga ponsel siswa SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, satu Android dan dua iPhone, dari ruangan Wakil Kepala Sekolah (Waka) telah memicu kontroversi dan menguak dugaan kelemahan sistem keamanan di sekolah tersebut. Kejadian ini, yang dilaporkan terjadi Senin, 23 Desember 2024, akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan setempat.

Ponsel-ponsel tersebut sebelumnya disita guru karena pelanggaran tata tertib sekolah. Namun, hilangnya ponsel dari ruangan Waka yang hanya dapat diakses oleh guru dan staf sekolah menimbulkan kecurigaan dan pertanyaan besar. Anehnya, tidak ditemukan tanda-tanda pembobolan atau kerusakan. Hanya ponsel siswa yang hilang.

Tanggapan Kepala Sekolah, Hasmaruddin Nasution, dinilai minim penjelasan dan cenderung mengabaikan esensi masalah. “Persoalan itu sudah selesai, sekolah telah memberikan kompensasi kepada murid yang kehilangan HP-nya,” ujarnya kepada wartawan.

Pernyataan tersebut memicu kritik. Kompensasi tidak menjawab pertanyaan utama mengenai celah keamanan di sekolah dan menimbulkan dugaan keterlibatan internal. Kehilangan yang terjadi di ruang guru, area yang seharusnya paling aman, semakin memperkuat kecurigaan tersebut.

Sejak kepemimpinan Hasmaruddin, beredar kabar tentang lemahnya sistem keamanan dan disiplin di SMA N 6 Padangsidimpuan. Ironisnya, sekolah yang seharusnya menjadi contoh teladan justru menjadi tempat terjadinya pencurian. Kejadian ini dinilai kontradiktif dengan ajaran kedisiplinan dan kejujuran yang diajarkan guru setiap hari kepada siswa.

Ketiadaan tanda-tanda pembobolan semakin menguatkan dugaan keterlibatan internal. Kasus ini mendesak dilakukan investigasi menyeluruh dan transparan untuk mengungkap pelaku serta memperbaiki sistem keamanan dan disiplin di sekolah. Kepercayaan publik terhadap SMA N 6 Padangsidimpuan kini tengah diuji. Dinas Pendidikan diharapkan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suku Bunga KPR Hanya 2,65%! APLN & BTN Gebrak Bandung Lewat Future Fest 2026
SUPERGIRL Hadir di Grand Galaxy Park Mall, Petualangan Siap Dimulai
Vendor CRM No.1 Indonesia Versi Pelanggan: Barantum Raih 4,9/5 di Google
KPK Periksa Saksi Kunci, Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji
BRI Jatinegara Meriahkan CFD Lewat Booth Rekening dan Kartu Debit FC Barcelona
TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG
Pemuda 23 Tahun Ditangkap Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan, Diduga Miliki Ganja
Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:14 WIB

Suku Bunga KPR Hanya 2,65%! APLN & BTN Gebrak Bandung Lewat Future Fest 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:57 WIB

SUPERGIRL Hadir di Grand Galaxy Park Mall, Petualangan Siap Dimulai

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:32 WIB

Vendor CRM No.1 Indonesia Versi Pelanggan: Barantum Raih 4,9/5 di Google

Kamis, 25 Juni 2026 - 01:05 WIB

KPK Periksa Saksi Kunci, Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

BRI Jatinegara Meriahkan CFD Lewat Booth Rekening dan Kartu Debit FC Barcelona

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Rayakan Assyura dengan Pengajian dan Penyantunan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:27 WIB